Kamis, 22 Maret 2018

Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (1/5)

Pandangan Umum tentang Kepustakaan 


 "Dalam macam-macam catatan di Asia dan Asia Selatan, kita menemukan keterangan mengenai mesin-mesin terbang dan pesawat-pesawat udara.  Cerita-cerita orang Cina dan India menceritakan tentang orang-orang atau ahli-ahli individual yang membuat alat-alat untuk melakukan perjalanan lewat udara.  Cerita-cerita itu dalam bentuk yang berbeda-beda, termasuk kisah percintaan yang penuh khayalan.  Yang lainnya menyajikan suatu gambaran tentang pencipta-pencipta yang bersusah payah untuk dapat mengerti prinsip-prinsip dasar penerbangan, dan mengukir mesin dari kayu untuk mencapai tujuan ini."  - Dr. Benjamin B. Olshin, "Mechanical Mythology: Private Descriptions of Flying Machines as Found in Early Chinese, Korean, Indian, and Other Texts".  Kata vimana kelihatannya berasal dari vamana: "dia yang mampu mengukur seluruh bumi dan langit dalam tiga langkah panjang".  "Dalam kepustakaan Vedic India, ada banyak pendeskripsian mesin-mesin terbang yang biasanya disebut vimanas.  

Mesin-mesin terbang ini terbagi menjadi dua kategori: (1) pesawat buatan manusia yang mirip pesawat terbang dan terbang dengan bantuan sayap yang mirip sayap burung, dan (2) struktur yang tidak dapat bergerak dengan cepat dan mudah yang terbang dengan cara yang misterius dan biasanya tidak dibuat oleh manusia.  Mesin-mesin dalam kategori (1) terutama dijelaskan pada abad pertengahan, pekerjaan-pekerjaan duniawi Sanskrit yang berkenaan dengan arsitektur, otomatisasi, mesin-mesin pengepungan militer, dan penemuan-penemuan mekanik lainnya.  

Mesin-mesin dalam kategori (2) dijelaskan dalam karya-karya kuno serperti Rg Veda, Mahabharata, Ramayana, dan Puranas, dan mereka telah mempunyai banyak ciri khas yang mengingatkan akan UFO."  - Richard L. Thompson, Alien Identities.  "Ketika Raja Citaketu sedang melakukan perjalanan di ruang angkasa dengan sebuah pesawat terbang yang bersinar terang dengan cerahnya yang diberikan kepadanya oleh Dewa Siva, dia melihat Dewa Siva…"  "Anak-anak panah yang dilepaskan oleh Dewa Siva kelihatan bagaikan sinar seperti api yang berasal dari bola matahari dan meliputi tiga pesawat udara yang terisi tersebut, yang kemudian tidak terlihat lagi."  - Srimad Bhagasvatam, Canto keenam, Bagian 3. 


"Yang disebut 'Kerajaan Rama' di India Utara dan Pakistan berkembang setidaknya 1500 tahun yang lalu pada sub-benua India dan merupakan suatu bangsa dengan kota-kota yang besar, canggih, yang kebanyakan masih bisa ditemukan di padang-padang pasir di Pakistan, sebelah utara, serta barat India.  Rama...dikuasai oleh 'Imam-Raja-raja yang diterangi' yang memerintah kota-kota tersebut.  "Tujuh ibu kota besar di Rama dikenal dalam buku-buku Hindu klasik sebagai 'Tujuh Kota Rishi'.  Menurut buku-buku India kuno, orang-orang mempunyai mesin terbang yang disebut 'vimana'.  Cerita-cerita India kuno menjelaskan sebuah vimana sebagai sebuah pesawat terbang bundar, bergeladak dua, dengan lubang-lubang tempat menembak dan sebuah kubah, sangat mirip dengan piring terbang yang kita bayangkan.  Pesawat ini terbang dengan "kecepatan angin" dan mengeluarkan 'suara yang merdu'.  Paling sedikit ada empat macam vimana, beberapa berbentuk piring, yang lainnya seperti silinder panjang ('pesawat terbang berbentuk cerutu')." - D. Hatcher Childress, "Ancient Indian Aircraft Technology" dalam The Anti-Gravity Handbook.  

"Sebuah kereta udara, Pushpaka, membawa banyak orang ke ibu kota Ayodhya.  Langit dipenuhi mesin-mesin terbang yang gemilang, gelap seperti malam, tetapi dikenali dengan lampu-lampu dengan cahaya kuning yang menyilaukan." - Mahavira of Bhavabhuti  (Sebuah buku Jain tentang abad kedelapan dikumpulkan dari buku-buku yang dan lebih tua dan tradisi-tradisi). "Vedas, puisi-puisi kuno Hindu, dianggap sebagai yang tertua dari semua buku-buku India, menggambarkan bermacam-macam bentuk dan ukuran vimana:  'vimana-ahnihotra' dengan dua mesin, 'vimana-gajah' dengan lebih banyak mesin, dan tipe lainnya yang dinamai seperti burung pemakan ikan, sejenis burung bangau, dan binatang-binatang lainnya."  - D. Hatcher Childress, "Ancient Indian Aircraft Technology" dalam The Anti-Gravity Handbook.  "Sekarang kehebatan kereta milik Vata!  Gerakannya sangat cepat, Dan suaranya seperti guntur, Menyentuh langit, Memancarkan cahaya yang mengerikan [cahaya merah seperti api yang menyilaukan], dan memutarkan debu di bumi."  - Rig-Veda  (Vata adalah dewa angin orang Arya)  "Kisah-kisah Taoisme sering menceritakan tentang ahli-ahli atau makhluk-makhluk abadi terbang membelah udara.  


Xian adalah makhluk-makhluk abadi yang mampu terbang dengan kekuatan suci mereka.  Mereka dikatakan berbulu, dan suatu istilah digunakan untuk imam-imam Taoisme yaitu yu ke, yang berarti 'tamu berbulu'.  Fei tian, yang bisa diterjemahkan sebagai 'makhluk-makhluk abadi yang terbang', juga muncul dalam kisah-kisah tersebut, selain sejumlah makhluk-makhluk yang melayang-layang di udara dalam kumpulan mitologi Cina."  "Kisah-kisah Cina tentang  fei che, kendaraan-kendaraan terbang, menunjukkan pengertian pertama, mungkin, bahwa manusia hanya bisa terbang dengan sejenis alat-alat berteknologi.  Sebuah nyanyian yang ditulis pada abad kedua SM bercerita tentang dewa yang nampak di dalam kereta yang ditarik oleh naga-naga terbang."  - Dr. Benjamin B. Olshin, "Mechanical Mythology: Private Descriptions of Flying Machines as Found in Early Chinese, Korean, Indian, and Other Texts" 

Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (2/5)

Mahabharata  

"Ciri vimana yang lebih khas mempunyai kemiripan karakteristik penerbangan seperti yang dilaporkan tentang UFO, dan makhluk yang dihubungkan dengan mereka dikatakan memiliki kekuatan yang mirip dengan yang dimiliki oleh wujud yang dianggap berasal dari UFO.  Sebuah contoh yang menarik tentang sebuah vimana adalah mesin terbang, yang diperoleh Salva, seorang raja India kuno, dari Maya Danava, seorang penghuni sistem planet yang disebut Talatala."  - Richard L. Thompson, Alien Identities.

"Salva yang kejam telah menaiki Saubha kereta yang dapat pergi ke mana saja, dan dari sana dia membunuh banyak pemuda Vrishni yang berani dan menghancurkan semua taman-taman kota dengan jahat."   - Mahabharata. "Mahabharata, sebuah puisi yang sangat panjang dan rumit, mencapai bentuknya yang sekarang pada abad kedua setelah masehi." - Reader's Digest Mysteries of the Unexplained.

"Sangat nyata bahwa Salva meminta sebuah pesawat yang tidak dapat dimusnahkan oleh Deva, Asura, Gandharva, Uraga, atau Raksasa.  Semua bangsa yang kuat dari makhluk-makhluk yang menyerupai manusia inilah yang giat secara terang-terangan di bumi atau di sekelilingnya pada jaman Salva, dan dengan demikian secara alami dia ingin bisa mempertahankan dirinya terhadap mereka.  "Pesawat Salva digambarkan sebagai sebuah kota besi, dan dengan demikian pesawat tersebut pasti mempunyai penampilan seperti logam dan lumayan besar…  Banyak vimana Vedic digambarkan sebagai kota-kota terbang, dan salah satunya mengingatkan akan 'kapal-induk' yang sangat besar yang kadang-kadang didiskusikan dalam laporan tentang UFO."  - Richard L. Thompson, Alien Identities.

"Pesawat udara yang dipakai Salva sangatlah misterius.  Pesawat itu begitu luar biasa sehingga kadang-kadang banyak pesawat udara tampak berada di langit, dan kadang-kadang tidak ada yang nampak.  Kadang-kadang pesawat itu kelihatan dan kadang-kadang tidak kelihatan, dan prajurit dinasti Yadu dipusingkan mengenai keberadaan pesawat yang aneh itu.  Kadang-kadang mereka melihat pesawat udara itu di atas tanah, kadang-kadang terbang di angkasa, kadang-kadang beristirahat di puncak sebuah bukit dan kadang-kadang mengapung di air.  Pesawat udara yang menakjubkan itu terbang di angkasa seperti puntung berapi yang berputar - tidak stabil walau untuk sekejab."  - Bhaktivedanta, Swami Prabhupada, Krsna.


"Sepasukan Angkatan Udara RB-47, diperlengkapi dengan peralatan elektronik untuk tindakan balasan (ECM) dan terdiri dari enam petugas, diikuti oleh sebuah benda  tak dikenal sepanjang lebih dari 700 mil dan selama 1,5 jam, ketika terbang dari Mississippi, melalui Lousiana dan Texas menuju Oklahama.  Benda itu, kadang-kadang, terlihat oleh awak kapal di kabin pengemudi sebagai suatu cahaya yang sangat berkilauan, diikuti oleh radar-tanah dan terdeteksi pada peralatan pengontrol ECM di dalam RB-47.  Yang teristimewa dalam kasus ini adalah beberapa contoh munculnya dan hilangnya tiga 'saluran' yang terpisah secara fisik secara bersama-sama, dan kecepatan gerakan di luar pengalaman awak pesawat itu."  17 Juli 1957 pemandangan yang dilaporkan di harian Astronautics and Aeronautics "Penting bahwa Salva menjatuhkan benda-benda seperti ular, batu, dan batang-batang pohon dari vimana-nya.  Tidak disebutkan tentang bom, dan terlihat bahwa meskipun Salva mempunyai mesin terbang yang luar biasa, dia tidak memiliki teknologi persenjataan udara seperti yang digunakan dalam Perang Dunia II.  Meskipun demikian, dia mempunyai teknologi yang cukup berbeda, yang dapat digunakan untuk mempengaruhi cuaca dan membuat angin topan, kilat yang disertai petir, dan hujan batu."  - Richard L. Thompson, Alien Identities.

Ada penjelasan dari pahlawan Krishna yang memberi kesan tentang senjata-senjata yang lebih canggih.  Ketika dia di langit mengejar Salva: "Saubha-nya menggantung di langit pada jarak 3 mil … Dia melempari aku dengan roket, peluru-peluru, tombak, paku-paku panjang, kapak-kapak perang, lembing bermata tiga, tanpa henti … Langit … terlihat seperti berisi seratus matahari, seratus bulan … dan sejuta bintang.  Tidak dapat ditentukan siang atau malam hari, ataupun arah-arah kompas."  - Mahabharata.

Kemudian, ketika Saubha menjadi tidak terlihat, Krishna menceritakan: "Saya cepat-cepat menggunakan sebuah panah, yang membunuh dengan melacak suara, untuk membunuh mereka … Semua Danava [prajurit-prajurit dalam pasukan Salva] yang sebelumnya berteriak-teriak terbaring mati, terbunuh oleh anak-anak panah yang dipicu oleh suara dan yang bersinar terang seperti matahari."  -  Mahabharata.

"Tetapi Saubha sendiri lolos dari serangan itu, dan akhirnya Krishna melemparkan 'senjata api kesukaannya' kepadanya, sebuah cakram yang mempunyai bentuk 'matahari yang dikelilingi cahaya'.  Terbelah dua karena tubrukan tersebut, kota udara itu jatuh.  "Salva sendiri terbunuh, dan dengan kematiannya episode Mahabharata ini berakhir."  - Reader's Digest Mysteries of the Unexplained.  Dalam episode lain senjata Agneya yang menakutkan, "sebuah peluru api yang bersinar dan tidak berasap" dilepaskan oleh pahlawan Adwattan.  "Anak-anak panah api, seperti hujan yang sangat lebat, diarahkan terus menerus kepada alam semesta, mengelilingi musuh… Kegelapan yang pekat dengan cepat menyelimuti tentara-tentara Pandava.  Semua arah-arah kompas hilang dalam kegelapan.  Angin kencang mulai bertiup.  Awan-awan meraung di atas, menaburkan debu dan batu kerikil.  "Burung-burung menguak dengan gila … semua unsur sepertinya terganggu.


Matahari seolah-olah bergoyang-goyang di langit  Bumi berguncang, terbakar oleh panas hebat yang mengerikan yang berasal dari senjata ini.  Gajah-gajah meledak menjadi api dan lari ke sana ke mari dalam kegilaan… dalam daearah yang luas, binatang-binatang lain jatuh ke tanah dan mati.  Hujan panah-panah api secara terus menerus dan dashyat dari segala arah."  "Gurkha, terbang dalam vimana-nya yang cepat dan kuat, melemparkan sebuah proyektil yang diisi dengan segala kekuatan yang ada di Alam Semesta kepada tiga kota Vrishnis dan Andhakas.  Sebuah pilar asap dan api yang seterang seribu matahari yang terbit dengan segala kemegahannya… Kilat yang disertai petir, sebuah pembawa berita kematian raksasa, yang membuat seluruh bangsa Vrishnis dan Andhakas menjadi abu… Mayat-mayat terbakar sehingga tidak dapat dikenali lagi.  Rambut dan kuku terlepas, barang-barang yang terbuat dari tembikar pecah tanpa sebab yang jelas, dan burung-burung menjadi putih…  Setelah beberapa jam semua bahan makanan telah tercemar… Untuk menyelamatkan diri dari api ini, para prajurit melemparkan diri mereka ke dalam sungai untuk membersihkan tubuh mereka sendiri dan peralatan mereka…"  - Mahabharata.

"Sepertinya Mahabharata menjelaskan tentang perang atom!  Keterangan-keterangan seperti ini tidak dipisahkan; tetapi perang-perang, yang menggunakan susunan senjata-senjata yang luar biasa dan kendaraan-kendaraan udara adalah biasa dalam semua cerita buku-buku India.  Salah satunya bahkan menceritakan sebuah vimana-perang Vailix di Bulan!  Bagian di atas menjelaskan dengan sangat akurat seperti apa sebuah ledakan atom dan pengaruh pancaran sinar radioaktif kepada populasi.  Melompat ke dalam air adalah satu-satunya pengurangan rasa sakit.  "Ketika Kota Rishi di Mohenjodaro digali oleh ahli-ahli purbakala di abad yang lalu, mereka menemukan kerangka-kerangka manusia terbaring di jalan, beberapa di antara mereka saling berpegangan tangan, sepertinya ajal tiba-tiba menyerang mereka.  Kerangka-kerangka ini adalah yang paling banyak mengandung radioaktif  di antara yang pernah ditemukan, sama dengan yang ditemukan di Hiroshima dan Nagasaki."  "Lebih jauh lagi, di Mohenjo-Daro, sebuah kota yang terancang dengan baik dibangun di atas jaringan kabel listrik, dengan sistem saluran air yang lebih baik daripada yang digunakan di Pakistan dan India sekarang, jalan-jalan dikotori dengan 'gumpalan hitam kaca'.  Gumpalan-gumpalan kaca ini diketahui sebagai kendi-kendi dari tanah liat yang telah meleleh karena panas yang amat sangat!"  - D. Hatcher Childress, "Ancient Indian Aircraft Technology" dalam The Anti-Gravity Handbook.

Ada penjelasan lain tentang senjata seperti itu: "Cuka, terbang di pesawat sebuah vimana berkekuatan besar, melemparkan sebuah proyektil yang diisi dengan segala kekuatan yang ada dalam Alam Semesta kepada tiga kota.  Sebuah pilar asap dan api, seterang sepuluh ribu matahari, yang terbit dengan segala kemegahannya…  Ketika vimana kembali ke Bumi, pesawat itu kelihatan seperti sebuah balok logam seperti kristal yang indah yang beristirahat di tanah."  - Mausola Purva.

Bersambung: Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (3)

Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (3/5)

Sebuah Pemeriksaan Teknologi


(1) Sifat-sifat Vimana yang Seperti Mimpi

"O Raja, pesawat udara yang dihias dengan indah ini dibuat oleh iblis Maya dan diperlengkapi dengan senjata-senjata untuk segala jenis pertempuran.  Pesawat ini tidak dapat dibayangkan dan tidak dapat dijelaskan.  Sungguh, pesawat ini kadang-kadang terlihat dan kadang-kadang tidak.  Duduk di dalam pesawat udara ini di bawah payung pelindung yang indah dan dikipasi oleh camaras yang terbaik, Maharaja Bai, dikelilingi oleh kapten-kapten dan letnan-letnan kolonelnya, tampak seperti bulan yang terbit di sore hari, yang menerangi ke segala arah."  - Swami Prabhupada Bhaktivedanta, Srimad Bhagavatam. "Alam semesta Vedic digambarkan sebagai sebuah produk maya, atau ilusi, dan bisa dianggap sebagai sistem virtual reality alam semesta… Peran komputer dimainkan oleh sebuah kekuatan dasar yang disebut pradhana.

Kekuatan ini diaktifkan oleh sebuah perluasan dari Yang Tertinggi yang dikenal sebagai Maha-Vishnu, yang bertindak sebagai pengatur alam semesta.  Dengan demikian pradhana yang diaktifkan menghasilkan suatu bentuk kekuatan yang halus, dan kekuatan inilah yang kemudian menghasilkan bahan-bahan kasar."  "Uma, istri Dewa Siva, yang juga dikenal sebagai Dewi Maya, atau dewi yang bertanggung jawab atas kekuatan khayal.  Uma juga merupakan Dewi Ibu yang dipuja di seluruh dunia dengan nama yang berbeda-beda.  Karena Siva adalah suami Uma, maka dia adalah penguasa ilusi dan teknologi.  Dengan demikian ada hubungan yang wajar antara Dewa Siva, yang dicari Salva untuk mendapatkan vimana-nya, dengan Maya Danava, penguasa ilusi yang membuatnya." - Richard L. Thompson, Alien Identities.


Banyak cerita mengenai vimana yang mengingatkan akan sifat sementara UFO dan kemampuan mereka yang kelihatannya melawan hukum-hukum ilmu fisika yang lazim.  Carl Jung mempunyai pendapat tentang sifat-sifat UFO yang seperti mimpi, dan di suatu tempat, di tengah-tengah pengamatan mengenai cahaya yang terang dan waktu yang hilang, penggambaran antara kesadaran objektif dan subjektif tampak teratasi.  "Penelitian kami telah menemukan kemiripan yang luas antara penemuan-penemuan UFO dan kepercayaan dan ilmu kebatinan metafisika, dongeng, hipnotis oleh dukun, serangan migrain, dan bahkan pembentukan imajinasi kreatif.

Di antara kemiripan-kemiripan tersebut ada bayangan tetap yang berulang, suatu rangkaian kejadian-kejadian yang pada dasarnya adalah konsisten, dan ciri-ciri "pengalaman puncak" yang tidak biasa pada umumnya.  Juga, peristiwa-peristiwa yang sangat aneh dalam laporan-laporan penculikan yang bersamaan dengan gejala-gejala tersebut.  Sebagai contoh, "pembagian tubuh" yang tidak masuk akal dan sangat memalukan yang kadang-kadang dilaporkan oleh orang yang diculik adalah bentuk umum dari hipnotis oleh dukun mengenai "kematian-kelahiran kembali"."  - Alvin H. Lawson.

Apakah vimana melambangkan sebuah teknologi kuno yang menggunakan kekuatan-kekuatan alam (seperti padang-padang listrik geofisika yang bersifat sementara) untuk mempengaruhi kesadaran manusia dan merubah persepsi tentang keadaan yang sebenarnya?  Tentu saja ada kabar angin mengenai alat-alat psikotronik, seperti yang dilaporkan diuji di daerah Segitiga "M" di sebelah barat Moskow.

"Di sana ada suatu gejala alami yang tanda-tandanya membatasi baik fisik maupun mental.  Ada media di mana impian-impian manusia dapat dilaksanakan, dan dengan mekanisme inilah peristiwa-peristiwa UFO terjadi, tanpa perlu adanya kecerdasan yang lebih tinggi untuk memicu mereka.  Hal ini dapat menjelaskan tanda-tanda UFO yang bersifat sementara, hubungan dengan dalih penghuni yang bersahabat, dan kenyataan bahwa objek-objek tersebut tampak mengimbangi teknologi manusia dan untuk menggunakan simbol-simbol yang lazim dipakai."  - Jacques Valleé. Sebuah laporan pertama tentang UFO di tahun 1929 (18 tahun sebelum Kenneth Arnold membuat laporannya yang terkenal yang membuat surat-surat kabar menemukan istilah "piring terbang") mungkin berguna untuk pelajaran.

Di sebuah lembah di antara Mongolia dan Tibet. sebuah tim yang terdiri dari orang-orang Norwegia dan sherpa telah selesai membangun sebuah tempat suci yang didedikasikan untuk Shambhala (Bagi rahib-rahib Tibet, Shambhala [yang berarti "kedamaian"] adalah sebuah tempat rahasia sebagai pemberi terang di gunung-gunung sebelah utara.)  "Pada tanggal 5 Agustus - sesuatu yang luar biasa!  Kami sedang berada dalam perkemahan kami di daerah Kukunor tidak jauh dari Humboldt Chain.  Di pagi hari sekitar pukul setengah sepuluh beberapa orang dari rombongan kami melihat seekor burung elang hitam yang luar biasa terbang di atas kami.

Tujuh orang dari kami mulai memperhatikan burung yang tidak biasa ini.  Pada saat yang sama seorang lain dari rombongan kami mengatakan, "Ada sesuatu jauh di atas burung itu'.  Dan dia berteriak dalam keterkejutannya.  Kami semua melihat, dalam arah dari utara ke selatan, sesuatu yang besar dan bersinar-sinar memantulkan matahari, seperti sebuah batu oval yang sangat besar yang bergerak dengan kecepatan tinggi.  Melewati perkemahan kami benda itu merubah arahnya dari selatan ke barat daya.  Dan kami melihat bagaimana benda itu menghilang di langit biru.  Kami bahkan mempunyai waktu untuk mengambil teropong padang kami dan melihat dengan cukup jelas sebuah bentuk yang lonjong dengan permukaan yang bercahaya, yang salah satu sisinya terang karena matahari."  - Nicholas Roerich, Altai-Himalaya.


Menurut seorang lama, batu oval yang bersinar itu adalah sebuah "Bentuk zat yang Bersinar" dari Shambhala.  Benda itu, katanya, adalah sebuah kekuatan yang melindungi yang selalu dekat tetapi tidak selalu dapat dilihat.  Dalam kepercayaan Buddha orang-orang Tibet "zat adalah sebuah pengembangan dari pikiran, kekuatan mental yang menjadi kristal."  "Apa kita hari ini adalah berasal dari pikiran kita kemarin, dan pikiran kita sekarang membangun besok yang kita harapkan; kehidupan kita adalah penciptaan pikiran kita." - Dhammapada.

Murid-murid diajarkan untuk membayangkan dalam pikiran dewa yang melindungi mereka yang perlahan-lahan mendapat kenyataan yang tidak sepenuhnya benar sama seperti seorang biksu hantu.  Dengan mengalami penguasaan penciptaan pikiran yang berlangsung singkat seperti itu, atau tulpa, dapat menjadi bermacam-macam bentuk yang berbeda seperti manusia, binatang, pohon, batu, dan sebagainya.  "Sekali tulpa dikaruniai dengan kekuatan yang cukup untuk mampu mengambil bagian sebagai makhluk yang sebenarnya, tulpa cenderung untuk membebaskan dirinya dari kendali tuannya…. Tukang sihir Tibet juga menghubungkan kasus-kasus di mana tulpa diutus untuk melaksanakan suatu tugas, tetapi tidak kembali dan meneruskan perjalanannya sebagai sebuah boneka nakal berbahaya yang setengah sadar.  Hal yang sama, dikatakan, mungkin terjadi ketika pembuat tulpa meninggal sebelum menghilangkannya."  - Alexandra David-Neel, With Mystics and Magicians in Tibet.

Bersambung: Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (4)

Kembali: Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (2)

Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (4/5)

Lanjutan dari "Sebuah Pemeriksaan Teknologi"


(2) Data Teknologi India

"Ada penjelasan India kuno tentang kendaraan kayu yang dibuat manusia yang terbang dengan sayap seperti pesawat terbang modern.  Walaupun kendaraan-kendaraan kayu ini juga disebut vimana, kebanyakan vimana sama sekali tidak mirip pesawat terbang."  - Richard L. Thompson, Alien Identities.  "Menurut buku-buku Sansekerta kuno yang ditemukan beberapa tahun yang lalu oleh orang-orang Barat di kuil di India Selatan, vimana adalah kendaraan terbang dengan atap terbuka, bukan UFO karena mereka terbatas di dalam atmosfir Bumi.  Dr. Roberto Pinotti adalah seorang ilmuwan Itali, dan pada 12 Oktober 1988 adalah pembicara dalam Konferensi Ruang Angkasa Sedunia di Bangalore, India.

Dia menyebutkan  beberapa buku-buku Hindu dan menunjukkan bahwa dewa-dewa dan pahlawan-pahlawan India bertempur di angkasa dengan menggunakan kendaraan yang berpilot dan diperlengkapi dengan senjata.  Senjata-senjata ini terdiri dari tujuh macam cermin dan lensa yang berbeda yang digunakan untuk tujuan menyerang dan bertahan.  "Cermin Pinjula" mempunyai semacam 'tameng visual' yang melindungi pilot dari 'pancaran sinar jahat', dan senjata yang dinamakan 'Marika' digunakan untuk menembak pesawat musuh.  Dr. Pinotti mengatakan bahwa senjata-senjata ini 'kelihatannya tidak jauh berbeda dengan apa yang sekarang kita sebut teknologi laser'.

"Pesawat-pesawat itu sendiri dibuat dengan logam istimewa yang menyerap panas, yang disebut 'Somaka, Soundalike dan Mourthwika'.  Menurut Dr. Pinotti, 'prinsip dorongan sehubungan dengan yang digambarkan, mungkin dapat didefinisikan sebagai listrik dan kimia, tetapi tenaga matahari juga terlibat'.  Ilmuwan-ilmuwan lain telah mengajukan teori bahwa pesawat tersebut digerakkan oleh semacam sistem dorongan ion merkuri.  Dr. Pinotti menyimpulkan fakta bahwa vimana ditulis ratusan, mungkin bahkan ribuan tahun yang lalu, ditambah bahwa mereka menyerupai UFO modern, akan menyimpulkan bahwa India mempunyai sebuah '… kebudayaan yang tinggi tapi terlupakan.

Kesimpulannya, kami berpendapat bahwa akan lebih baik untuk memeriksa buku-buku Hindu dan menyerahkan penjelasan mengenai model vimana kepada pengamatan yang lebih ilmiah'."  - Nick Humphries, "UFO Guide".  "Kendaraan Puspaku, yang menyerupai matahari dan adalah milik saudara laki-lakiku, dibawa oleh Ravan yang kuat; kendaraan udara yang bagus itu, pergi ke mana saja sesuai keinginan, siap untuknya.  Kendaraan itu, yang mirip dengan sebuah awan yang cerah, ada di kota Lanka."  - Ramayana "Menurut Dronaparva, bagian dari Mahabarata, dan Ramayana, sebuah vimana digambarkan berbentuk seperti sebuah bola dunia dan dilengkapi dengan kemampuan kecepatan tinggi, seperti angin besar, yang digerakkan dengan merkuri.  Kendaraan itu bergerak seperti sebuah UFO, naik, turun, mundur dan maju seperti yang diinginkan pilotnya. Dalam sumber India lainnya, Samar, vimana adalah 'mesin besi, dibuat dengan baik dan mulus, diisi dengan merkuri yang ditembakkan dari belakang dalam bentuk kobaran api yang dashyat.'

Karya lain yang disebut Samaranganasutradhara menggambarkan bagaimana kendaraan-kendaraan tersebut dibuat.  Ada kemungkinan bahwa merkuri berhubungan dengan dorongan, atau lebih mungkin, dengan sistem panduan. Dengan tekad yang keras, ilmuwan-ilmuwan Soviet telah menemukan apa yang mereka sebut 'peralatan-peralatan tua yang digunakan dalam mengemudikan kendaraan-kendaraan luar angkasa' di dalam gua-gua di Turkestan dan Padang Gurun Gobi. Peralatan-peralatan' tersebut berbentuk setengah lingkaran yang terbuat dari kaca atau porselin, berujung sebuah kerucut dengan setetes merkuri di dalamnya."  - D. Hatcher Childress, "Ancient Indian Aircraft Technology" dalam The Anti-Gravity Handbook.

G. R. Josyer, direktur Akademi Penelitian Bahasa Sansekerta Internasional di Mysore, India, pada tanggal 25 September 1952 menyatakan, bahwa naskah India yang berumur beberapa ribu tahun berhubungan dengan pembuatan beberapa jenis pesawat udara untuk penerbangan sipil maupun peperangan.  "Naskah tertentu mengenai penerbangan berisi rancangan tiga macam vimana (pesawat udara), Rukma, Sundara, dan Shakuna.  Lima ratus bait dalam sebuah buku kuno dianggap sebagai detail rumit dalam pemilihan dan penyiapan logam yang mungkin cocok untuk bermacam-macam bagian dari vimana yang berbeda jenis."



"Ada delapan bab … yang berisi rancangan untuk pembuatan pesawat udara yang terbang di udara, bergerak di bawah air, atau mengapung seperti perahu di atas permukaan air.  Beberapa bait menceritakan tentang syarat-syarat dan pelatihan pilot."  - Brad Steiger, Worlds Before Our Own.  "Benar, ada banyak cerita yang berhubungan dengan pembuatan mesin-mesin terbang.  Di dalam beberapa cerita, kami menemukan sebuah petunjuk yang menarik sebagai sumber mereka.  Dalam kumpulan cerita abad kesebelas lainnya, Brihat Kath_ Álokasamgraha, tukang-tukang kayu terlibat dalam usaha pembuatan sebuah kendaraan terbang.  Ketika diminta oleh Rumanavat untuk membuat sebuah mesin yang dapat terbang, mereka menjawab bahwa peralatan pesawat udara seperti itu hanya dikenal oleh Yavanas, contohnya orang Yunani.  "Hal ini terulang lagi di cerita yang sama, dengan pendapat bahwa hal ini dirahasiakan oleh mereka.

Kisah yang lain, 'Perbuatan-perbuatan Raja Harsha', dari abad ketujuh, menceritakan tentang sebuah mesin terbang yang dibuat oleh seorang Yunani yang ditawan.  Laufer mencatat bahwa istilah untuk mesin udara dalam kisah ini adalah 'sebuah kendaraan mekanik (yantray_na) yang bergerak di atas permukaan udara'."  Clive Hart The Prehistory of Flight (Berkeley, 1985) "daftar referensi yang disusun sesuai urutan waktu dalam berbagai buku Barat mengenai mesin-mesin terbang [pp.195-197 et ff.]  Merupakan hal yang penting bahwa sebagian besar dari referensi awal mengenai penerbangan dalam sumber-sumber ini melibatkan penggunaan sayap-sayap buatan manusia.  Tidak ada pembahasan mengenai mesin terbang yang lebih kompleks yang dapat mengangkut manusia seperti yang kami temukan dalam kisah-kisah Cina, Korea, dan India."  - Dr. Benjamin B. Olshin, "Mechanical Mythology: Private Descriptions of Flying Machines as Found in Early Chinese, Korean, Indian, and Other Texts."

Bersambung: Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (5)

Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (5/5)

Lanjutan dari "Sebuah Pemeriksaan Teknologi"


(3) Peralatan Terbang Cina dan Korea

Catatan-catatan paling awal Cina tentang mesin-mesin terbang menjelaskan bahwa mesin-mesin tersebut dibuat pada jaman dahulu.  Pilihan-pilihan berikut adalah berasal dari Dr. Benjamin B. Olshin, "Mechanical Mythology: Private Descriptions of Flying Machines as Found in Early Chinese, Korean, Indian, and Other Texts", yang dapat saya kutip dengan seijin penulisnya.  "Orang-orang Chi Kung ahli dalam membuat peralatan-peralatan mekanik untuk membunuh [segala jenis] burung.  Mereka juga dapat membuat kereta udara, yang dengan sedikit angin, dapat menempuh jarak yang jauh.  Pada masa Kaisar Thang [pertengahan-milenium kedua SM], sebuah angin barat membawa kendaraan tersebut sampai ke Yüchow, di mana Thang membongkar kendaraan itu, karena tidak mau rakyatnya sendiri melihat kendaraan itu.

Sepuluh tahun kemudian datang sebuah angin timur ke sana (dengan kekuatan yang cukup besar), dan kemudian kendaraan itu disusun kembali lalu pengunjung-pengunjung tersebut dikirimkan kembali ke negara asal mereka, yang terletak 40.000 li dari Gerbang Giok."  - Chang Hua, "Po Wu Chih" (''Record of Investigation of Things'') dalam Po Wu Chih.  Seperti juga peralatan yang digambarkan di dalam Brihat Kath_ Álokasamgraha India, mesin-mesin terbang Cina sering dijelaskan terbuat dari kayu dan terbang sesuai dengan prinsip mekanik secara langsung (walaupun tidak dapat dimengerti).  Penjelasan-penjelasan berikut juga menandakan waktu dimulainya kebudayaan Yunani kuno.  "Di puncak sebelah selatan gunung Tian Lau, pada jaman dahulu, Lu Ban memasangkan sejumlah kayu kepada seekor burung bangau yang kemudian terbang sejauh 700 li.  Kemudian, burung itu ditempatkan di puncak sebelah barat dari gunung bagian utara.

Kaisar Wu [157-87 SM] memerintahkan orang-orangnya untuk pergi dan mengambilnya, tetapi burung itu lalu terbang kembali ke puncak di sebelah selatan.  Sering kali, ketika hari kelihatan akan hujan, sayap-sayap burung itu mulai bergerak, berkepak-kepak seperti mau terbang."  - Shu I Chi "Pada abad ketiga, kami membaca orang membuat sebuah kendaraan terbang."  - Dr. Benjamin B. Olshin, "Mechanical Mythology: Private Descriptions of Flying Machines as Found in Early Chinese, Korean, Indian, and Other Texts". "Beberapa menggunakan bagian dalam dari pohon kurma untuk membuat sebuah kendaraan terbang, menggunakan tali dari kulit sapi jantan untuk mengikat seputar pedang-pedang, dan mendorong mesin ini.  Yang lainnya mempunyai gagasan untuk membuat lima ekor ular, enam ekor naga, dan tiga ekor sapi jantan [ini adalah layang-layang dalam binatang-binatang tersebut]  menggunakan 'angin kencang', dan mengendarainya (kendaraan tersebut), naik sampai 40 li.

Daerah itu disebut 'Daerah Udara Bagian Atas'.  Di daerah Tai Qing tersebut, udara sangat kuat, dan dapat mengangkat orang.  Master mengatakan bahwa sebuah yuan [kata ini dapat berarti 'layang-layang' atau 'burung rajawali') dapat terbang, berputar lebih tinggi dan lebih tinggi lagi, hanya dengan membentangkan kedua sayapnya dan tidak mengepakannya lagi untuk bergerak maju, karena dia mengendarai angin yang kencang.  Ketika naga-naga bangun untuk pertama kalinya, menginjak awan-awan, setinggi 40 li [ketinggian], lalu terbang dengan sendirinya.  Penjelasan ini berasal dari para ahli [Taoisme], dan diceritakan kembali, diturunkan kepada orang-orang biasa, tetapi orang-orang biasa tidak mampu untuk benar-benar mengerti.  - Ko Hung (283-343), Pao Pu Tzu "… Gambar peralatan yang kami dapatkan agak tidak jelas, dengan tali dari kulit sapi jantan yang diikatkan pada selingkaran pedang atau belati, atau pedang [yang bergerak?] memutar.  Walaupun demikian, gerakan pedang-pedang tersebut, ataupun wujud keseluruhan dari kendaraan itu tidak pernah digambarkan secara jelas dalam naskah tersebut. Namun, kami mendapatkan fakta bahwa ada suatu penggambaran tentang sebuah peralatan mekanik yang ditujukan untuk terbang."

"Dalam cerita-cerita ini, hal inilah yang relevan bagi sejarah ilmu pengetahuan: fakta bahwa sebuah dongeng atau cerita yang romantis seharusnya melibatkan suatu peralatan mekanik dan kadang-kadang bahkan gambaran mengenai konstruksi dan kegunaannya.  Fakta ini tidak berarti bahwa cerita-cerita tersebut berisi fakta, atau catatan yang sebenarnya mengenai beberapa teknologi yang sekarang hilang."  - Dr. Benjamin B. Olshin, "Mechanical Mythology: Private Descriptions of Flying Machines as Found in Early Chinese, Korean, Indian, and Other Texts".  Orang-orang Korea mempunyai penjelasan tentang mesin-mesin terbang serupa, walaupun dari sumber yang jauh lebih baru.

"Ada cerita lain yang berhubungan dengan [cara-cara penamaan] ini.  Jung Pyung Goo adalah penemu pesawat udara di Choson [Korea]. Selama Perang Im Jin War [antara Korea dan Jepang, 1592-1597], ketika benteng Jin Joo dalam bahaya, dia menyelamatkan temannya dengan pesawat udara, terbang sejauh 30 mil, dan kemudian mendarat.  Puncaknya yang berputar, seperti yang dimainkan anak-anak, 'Ping Goo', berputar di tanah seperti yang dikocok oleh mereka, dan kemudian terangkat ke udara.  Ini seperti Jung Pyung Goo mengendarai pesawat udara, bergerak naik dan turun.  Maka nama 'Pyung Goo' yang diberikan [kepada puncaknya], diubah menjadi 'Ping Goo'."  - Kwon Tokkyu dalam sebuah buku Korea di tahun 1923.

Di manakah mesin-mesin seperti itu dibuat?  "Beberapa ribu li dari Cina, di tempat yang sekarang dinamakan Rusia… dikatakan bahwa orang-orang di sana mampu membuat roda untuk sebuah mesin terbang.  Masing-masing mesin terbang memerlukan empat roda.  Lebih jauh lagi, legenda mengatakan bahwa mereka dapat terbang seribu li sehari.  Orang-orang Xi Wu [?] juga membuat sebuah mesin terbang, dan menggunakan sebuah alat penghembus [yang biasanya] dipakai dalam peleburan, sebuah alat katrol penarik, dan cara-cara lainnya, memampukan mesin terbang itu untuk bergerak.  Mesin tersebut dapat mengapung di udara dan bergerak dengan bebas dan tanpa hambatan di sungai maupun di daratan.

Selama perang dan kekacauan yang berbahaya, kendaraan ini dapat dipakai untuk menangkis serangan dari musuh."  - Yi Kyu Gyong, "A Discriminating Look at the Possibilities of Flying Machines" dalam A Compilation of Previously Uncollected Texts from Throughout the World.  "Apa yang menyebabkan penciptaan kategori 'mitos teknik' yang terpisah ini tidak sepenuhnya jelas.  Satu yang mungkin ditanyakan adalah mengapa beberapa cerita pernah masuk ke dalam pembahasan mesin-mesin tersebut.

Mengapa cerita-cerita mengenai makhluk yang bersayap dan makhluk abadi yang dapat mengapung di udara tidak diteruskan?  Mengapa muncul kategori terpisah dari manusia-manusia dalam mesin-mesin terbang ini?  Mungkin ada hubungan dengan perkembangan layang-layang, yang terjadi pada suatu masa di Cina sebelum kisah-kisah mengenai 'kereta terbang' ini.  Layang-layang memberi orang suatu pandangan yang praktis tentang penerbangan: susunan yang terbuat dari bambu, kayu, kain, dan kertas, peralatan yang dibuat manusia dapat melayang di udara.  Bahkan ada cerita-cerita mengenai layang-layang yang cukup besar untuk mengangkat seseorang, sebuah skenario yang masuk akal. - Dr. Benjamin B. Olshin, "Mechanical Mythology: Private Descriptions of Flying Machines as Found in Early Chinese, Korean, Indian, and Other Texts" .

* * *

Kembali: Rahasia Vimana: Legenda-legenda Kuno (4)

Kembali ke bagian pertama

Rabu, 21 Maret 2018

Apakah Manusia Berevolusi dari Reptilia?

BANGSA REPTILIA

Mata Rantai Sejarah Kemanusiaan Dengan Bangsa Ular

Oleh Joe Lewels, Ph.D.

APAKAH MANUSIA BEREVOLUSI DARI REPTILIA?

Selama manusia telah membuat catatan mengenai keberadaannya, selalu ada legenda mengenai seekor ular besar.  Mitos-mitos ini mengisahkan mengenai suatu bangsa misterius yang terdiri dari makhluk-makhluk reptilia manusia super yang turun dari langit untuk berperan serta dalam penciptakan umat manusia dan untuk mengajarkan ilmu pengetahuan, memberikan pengetahuan yang terlarang, memberlakukan strata sosial, berkembang biak dengan kita, dan mengawasi perkembangan kita.

Makhluk-makhluk yang menyerupai ular ini tidaklah sendirian, tetapi merupakan bagian dari pengikut makhluk-makhluk super yang dianggap dewa oleh orang-orang jaman dahulu.  Tetapi, dalam kebudayaan-kebudayaan yang tersebar luas dan berbeda-beda seperti kebudayaan Sumeria, Babilonia, India, China, Jepang, Mexico, dan Amerika Tengah, dewa-dewa reptilia ditakuti dan dipuja.  Sampai dengan hari ini, naga dan ular menandakan keturunan dewa dan kerajaan di banyak negara Asia, sementara di Barat, ular melambangkan kebijaksanaan dan pengetahuan.  Lambang dua ekor ular yang melingkar membelit sebuah tongkat (yang sebenarnya melambangkan pohon pengetahuan dalam mitos kuno), dikenal sebagai lambang kedokteran, sekarang digunakan oleh Asosiasi Medis Amerika sebagai logonya.

Yang menarik, cerita-cerita mengenai makhuk reptilia yang melakukan pengendalian pikiran kepada manusia tertangkap sewaktu melakukan prosedur medis kepada mereka telah muncul dari peneliti yang dilakukan oleh beberapa penyelidik UFO yang terkenal, seperti Budd Hopkins, John Carpenter, Linda Moulton Howe, Yvonne Smith, dan lain-lain.  Cerita-cerita ini, dikisahkan oleh orang-orang Amerika kebanyakan, yang dapat diandalkan secara mental, telah muncul satu persatu secara terpisah dari tempat-tempat yang berbeda di negara tersebut, tetapi belum mendapatkan banyak perhatian dari publik.  Mereka menceritakan pertemuan manusia dengan makhluk-makhluk yang jelas memiliki ciri-ciri reptilia: tangan seperti cakar yang berselaput, mata emas yang besar dengan pupil vertikal, dan kulit coklat kehijau-hijauan yang bersisik.  Cerita-cerita seperti itu telah berputar di sekitar komunitas penelitian UFO selama bertahun-tahun, tetapi hanya sedikit ahli yang mengetahui bagaimana menginterpretasi kisah-kisah tersebut.

Begitu tidak dapat dipercayanya dan begitu menakutkannya mereka sehingga banyak peneliti, di masa lalu, yang menyimpannya begitu saja dalam pikiran mereka untuk referensi di masa yang akan datang daripada mengambil resiko untuk terlihat bodoh atau ditertawakan.  Sedikit demi sedikit, dengan konferensi mengenai UFO di seluruh penjuru negeri, korban penculikan dan peneliti mengetahui pengalaman serupa masing-masing dengan makhluk-makhluk reptilia, dan perlahan-lahan kisah-kisah tersebut tersebar luas.

Hari ini, para peneliti setuju bahwa ada beberapa jenis makhluk yang terlibat dalam skenario penculikan alien, termasuk makhluk Grey yang sudah tidak asing lagi; makhluk tinggi berambut pirang yang menyerupai manusia (Nordic); bangsa reptilia (Anunnaki); dan hibrida (setengah manusia dan setengah alien).  Sebagai tambahan, nampaknya ada perbedaan dalam makhluk-makhluk ini yang menandakan adanya kawin silang dan percampuran dengan tingkat yang cukup tinggi.  Tidak dimengerti dengan jelas bagaimana setiap jenis berinteraksi dengan jenis-jenis lainnya, meskipun mereka sering dilaporkan terlihat bersama-sama.

Penemuan-penemuan MUFON

John Carpenter telah meneliti fenomena penculikan.  Dia adalah direktor penelitian penculikan Mutual UFO Network (MUFON), salah satu organisasi terbesar dan paling kredibel yang didedikasikan bagi penelitian ilmiah UFO dan penculikan.  Carpenter mendapatkan gelar masternya di bidang pelayanan sosial dan berkualifikasi sebagai ahli hipnoterapi yang bekerja sebagai pskiatri pekerja sosial di Springfield, Missouri.  Sejak akhir 1980an, ia telah bekerja dengan lebih dari 100 orang korban penculikan dan mengumpulkan informasi dari ratusan korban penculikan lainnya.  Sebagai tambahan, ia berhubungan dengan para peneliti lain di bidang yang sama.  Ia telah terlibat dalam 10 kasus di mana orang-orang yang mengalaminya telah mendeskripsikan makhluk-makhluk reptilia, dan ia mengenal para peneliti di bagian lain negeri tersebut dengan kasus-kasus yang serupa.  Para korban penculikan seringkali mengalami luka seperti bekas cakaran dan memar-memar di tubuh mereka setelah penculikan mereka.


Carpenter menyimpulkan apa yang ia ketahui mengenai makhluk-makhluk ini dalam kolom regulernya, “Catatan Penculikan”, Jurnal UFO MUFON, edisi April 1993: “Biasanya, para makhluk reptilia ini dilaporkan bertinggi badang sekitar enam sampai tujuh kaki, berdiri tegak, dengan sisik-sisik seperti kadal, berwarna coklat kehijau-hijauan, dengan tangan seperti cakar berjari empat yang berselaput.  …  Wajah mereka dikatakan merupakan campuran antara manusia dan ular, dengan sebuah kerutan di tengah turun dari atas kepala sampai ke hidung.  Menambah pada penampilan mereka yang seperti ular adalah mata mereka dengan pupil yang vertikal dan iris warna emas.”  Mungkin yang paling menakutkan dan yang merupakan bagian yang paling mengundang kontroversi dari kisah-kisah ini adalah pengakuan-pengakuan bahwa para makhluk tersebut kadang-kadang dilaporkan melakukan hubungan seksual dengan korban penculikan.

Mendukung penemuan Carpenter adalah sebuah penelitian MUFON yang mendapatkan bantuan finansial dari Dana Bagi Penelitian UFO.  Penelitian besar ini, dikenal sebagai “Proyek Pengutipan Penculikan”, yang merupakan suatu usaha untuk mengumpulkan dan menghubung-hubungkan informasi dari ratusan kasus penculikan melalui penggunaan database komputer yang rumit.  Di bulan Juli 1995, di simposium organisasi tersebut di Seattle, Washington, Dan Wright meringkaskan penemuan-penemuan tersebut berdasarkan 142 kasus terpisah dan 560 kutipan.  Wright berkata, “Membaca secara cermat bagian-bagian tersebut menandakan secara jelas bahwa beberapa kelompok makhluk telah secara rutin mengganggu kehidupan orang Amerika – anak-anak dan juga orang dewasa. … Apabila yang disebut reptilia berulang kali digambarkan memiliki kesamaan dalam kulitnya yang bersisik, cakar sebagai jari-jarinya, dan ketertarikan yang ekstrim dalam seksualitas, maka kita harus waspada.”
Hasil-hasil awal penelitian tersebut menunjukkan bahwa tipe-tipe reptilia tersebut dilaporkan memiliki persentase yang relatif kecil (lebih kecil daripada 20 persen) dari kasus-kasus yang dipelajari.

Bukan Dari Galaksi Ini

Tidak perduli apakah makhluk-makhluk yang dilaporkan oleh korban penculikan adalah Grey, blondes, reptilia, atau jenis lainnya, fenomena skenario penculikan cukup konsisten dalam ribuan kasus yang telah diteliti sejauh ini.  Sebagai tambahan selain dilakukannya berbagai prosedur medis kepada mereka, para korban penculikan juga melaporkan telah menerima informasi dalam bentuk lambang atau gambar, yang artinya seringkali tidak jeals, tetapi sebagian besar di antaranya berhubungan dengan malapetaka-malapetaka Bumi di masa yang akan datang.  Makhluk-makhluk tersebut kadang-kadang menyebut diri mereka sendiri sebagai “Pengawas”, “Penjaga”, atau “Pelindung Umat Manusia” dan semua makhluk hidup di Bumi; dan mereka mengatakan bahwa mereka sedang bersiap-siap untuk waktu yang tidak lama lagi akan tiba pada waktu perubahan global akan sangat mempengaruhi kehidupan di planet kita.  Dalam beberapa kasus, mereka telah menunjukkan bahwa mereka berasal dari berbagai bagian dari Alam Semesta, termasuk Galaksi-galaksi lain, atau dari “sebuah tempat yang sangat jauh.”
Satu hal yang pasti merupakan hal yang paling mengkhawatirkan dari prosedur-prosedur yang dilaporkan, baik pria maupun wanita korban-korban penculikan, tetapi lebih sering wanita, melaporkan diperlihatkan ruang-ruang pamer yang dipenuhi dengan ratusan tabung-tabung kaca di mana janin-janin hibrida dipelihara, lebih seperti taman hidroponik.  Dalam banyak kasus, orang-orang yang mengalami diperlihatkan ruang perawatan bayi-bayi hibrida atau ruang-ruang yang penuh dengan anak-anak hibrida dengan umur bervariasi.  Seringkali makhluk-makhluk tersebut membawa seorang bayi atau seorang anak kepada wanita-wanita tersebut untuk digendong dan disayangi, dan mereka diberi tahu bahwa anak tersebut adalah anak mereka.

Peristiwa-peristiwa ini dilaporkan oleh korban penculikan Betty Andreasson Luca, yang kasusnya telah menjadi objek penyelidikan selama lebih dari 20 tahun, yang telah menjadi subjek dalam empat buku yang ditulis oleh penyelidik UFO Ray Fowler.  Dalam bukunya, Sang Pengawas, Fowler melaporkan sebuah sesi hipnotis di mana Betty ingat diberi tahu oleh makhluk-makhluk yang telah membawanya ke dalam pesawat mereka bahwa “Manusia akan menjadi steril” karena lingkungan yang terpolusi.  Lebih jauh lagi, ia diberi tahu bahwa ada “Pengawas yang baik dan yang jahat”, yang Betty sebut sebagai “malaikat”.

Dia diperingatkan bahwa ada yang “melawan manusia, yang akan melukai dan menghancurkan manusia.”


Bukti Gulungan Kertas Laut Mati

Referensi mengenai Pengawas, malaikat-malaikat yang baik dan yang jahat, dan bayi-bayi hibrida dapat ditemukan di banyak teks-teks kuno termasuk Perjanjian Lama, yang diambil dari dokumen-dokumen yang jauh lebih tua, termasuk Kitab Enokh.  Nabi Enokh disebutkan dalam Kitab Kejadian sebagai putra Kain dan ayah Methuselah, dan ia dipercayai sebagai salah satu sesepuh jaman dahulu (sebelum Air Bah) yang, bersama-sama dengan Nuh, “berjalan dengan Tuhan” (Kejadian 4:24; 6:9).  Buku-buku yang ditulis oleh pengarang yang tidak diketahui, tetapi dianggap berasal dari Enokch, diberikan kredibilitas yang tinggi oleh orang-orang terpelajar Yahudi kuno dan dengan demikian mempengaruhi penulis-penulis Kejadian Lama.  Bagian-bagian Kitab Enokh yang ditulis dalam bahasa Aramaic ditemukan di antara serpihan kertas kulit di dalam gua-gua Qumran di tahun 1947, setelah diletakkan di sana hampir 2.000 tahun yang lalu oleh sebuah sekte agama Yahudi yang dikenal sebagai Essenes.  Ini, tentu saja, adalah Gulungan Kertas Laut Mati.  Versi lainnya ditulis dengan bahasa Ethiopia.

Menurut dokumen Aramaic tersebut, “Enokh adalah yang pertama di antara anak-anak manusia yang lahir di Bumi yang telah belajar menulis, ilmu pengetahuan, dan kebijaksanaan” dari malaikat-malaikat.  Dalam satu tulisan, “Buku Pengawas”, kita mengetahui bahwa Pengawas-pengawas tersebut adalah malaikat dan ada Pengawas yang baik dan yang jahat.  Kita diberi tahu bahwa para Pengawas tersebut adalah malaikat-malaikat Allah, “turun ke Bumi untuk mendidik anak-anak manusia dan untuk menegakkan keadilan dan persamaan di Bumi.”  Tetapi dalam kasus malaikat yang buruk atau jahat, ilmu pengetahun yang mereka ajarkan pada akhirnya menjadi buruk karena dosa-dosa mereka.

Dosa mereka adalah mereka membiarkan nafsu seksual mereka menguasai mereka: “Pada waktu Pengawas yang jahat turun dan melihat anak perempuan manusia, mereka mulai merusakkan moral mereka sendiri dengan mereka.  Pada waktu anak-anak lelaki Tuhan melihat anak-anak perempuan manusia, mereka tidak dapat menahan rasa suka mereka.”

Para Pengawas ini jatuh dari kemuliaan Tuhan ketika Enokh pergi ke langit dalam bentuk fisik untuk bersaksi melawan mereka.  Ia mengatakan kepada Tuhan bahwa para Pengawas tersebut “telah mulai memasuki anak-anak perempuan manusia, sehingga mereka menjadi tidak suci.”  Sebagai hukuman untuk dosa-dosa Pengawas jahat ini terhadap manusia, Tuhan menghancurkan kemanusiaan, termasuk makhluk-makhluk hibrida yang merupakan anak-anak manusia dan Pengawas, dengan mendatangkan sebuah banjir besar.  Para Pengawas yang jahat dimasukkan ke dalam sebuah lubang berapi dan dijaga oleh empat pemimpin Pengawas yang baik, Malaikat Tertinggi Michael, Sariel, Rafael, dan Gabriel.

Referensi menarik lainnya mengenai para Pengawas tersebut ditemukan di gua yang sama sama seperti Kitab Enokh, tetapi tidak diketahui sampai tahun 1992, ketika dua orang peneliti Alkitab, Robert Eisenman dan Michael Wise, menerbitkan buku mereka, Gulungan Kertas Laut Mati Terbuka Sudah.

Di antara 50 dokumen yang dipublikasikan untuk pertama kalinya dalam buku ini adalah sebuah referensi yang unik mengenai para Pengawas tersebut, karena memberikan beberapa gamabaran fisik mereka.  Tulisan tersebut, disebut “Kesaksian Amran”, menceritakan pengalaman seorang yang bernama Amran di mana “seorang malaikat dan seorang setan” memperebutkan jiwanya: “[Saya melihat para Pengawas] dalam penglihatan saya, penglihatan mimpi.  Dua [orang] sedang memperebutkan saya.  Saya bertanya kepada mereka, ‘siapa kalian, sehingga kalian diberi kekuasaan atas saya?’  Mereka menjawab saya, ‘Kami [telah diberikan] kekuasaan dan menguasai semua Umat Manusia,’  Kata mereka kepada saya, ‘Siapa di antara kami yang [kau] pilih untuk menguasai [engkau]?’  Saya menaikkan pandangan saya dan melihat.  [Salah seorang dari] mereka penampilannya menakutkan, [seperti seekor] ular, [pakaiannya] berwarna-warni tetapi sangat gelap. … [Dan saya melihat lagi], dan … dalam penampilannya, wajahnya menyerupai ular. … [Saya menjawabnya,] ‘[Pengawas] ini, siapakah ia?’  Ia menjawab saya, ‘[Pengawas] ini, … [dan tiga macam namanya adalah Belial dan Pangeran Kegelapan] dan Semacam Setan.’”

Yang membuat kesaksian ini lebih menakjubkan adalah fakta bahwa karakter yang sedikit diketahui yang bernama Amram ini adalah seorang yang lumayan penting.  Amram, ternyata, adalah ayah salah seorang penghubung yang paling penting dalam sejarah, orang yang menyelamatkan kaum Yahudi dari perbudakan di Mesir.  Orang ini, tentu saja, tidak lain tidak bukan adalah Musa!


Dewa-dewa Reptilia Makhluk Luar Angkasa

Apabila itu adalah satu-satunya referensi mengenai makhluk-makhluk reptilia dalam dokumen-dokumen kuno, maka dapat dengan mudah diabaikan, tetapi kisah-kisah mengenai makhluk-makhluk seperti itu sudah ada sejak tulisan manusia yang paling awal, seperti Sumeria (yang berarti “negeri para pelindung”), Babilonia (yang berarti “gerbang dewa-dewa”), dan kebudayaan-kebudayaan Mesopotamia kuno lainnya.  Di antara ribuan ukiran tanah liat yang telah ditemukan dan diterjemahkan mulai dari sejarah tertulis yang paling awal, ada dokumen-dokumen yang mencatat peristiwa-peristiwa mulai dari yang terjadi 240.000 tahun yang lalu.  Salah satunya, Raja Sumeria List, menceritakan kisah seorang dewa, Anu, dewa tertinggi dari bangsa makhluk luar angkasa yang disebut Anunnaki, dan putra-putranya, Enki dan Enlil.  Terlihat jelas dalam dokumen-dokumen tersebut dan ilustrasi yang ditinggalkan oleh bangsa Sumeria bahwa paling tidak beberapa dari “dewa-dewa” ini, termasuk Enki (juga dikenal sebagai Ea), bernampilan reptilia.  Adalah Enki yang memberikan buah pohon pengetahuan kepada manusia pertama dan yang kemudian menyelamatkan kemanusiaan dengan memperingatkan seseorang yang menyerupai Nuh mengenai banjir banjir.

Cerita-cerita ini mirip dengan Perjanjian Lama sehingga kita hanya bisa menyimpulkan bahwa penulis-penulis Perjanjian Lama sangat mengandalkan mereka.  Dalam dongeng Sumeria, Enki diberikan tugas untuk menciptakan suatu pasukan pekerja untuk membantu Anunnaki menggali tanah dan tambang bijih besi yang merupakan tujuan mereka datang ke Bumi.  Tugas ini ia lakukan dengan melalui cukup banyak percobaan dan kesalahan, dalam proses menciptakan makhluk-makhluk yang aneh.  Legenda itu mengisahkan bahwa Enki memiliki teknologi yang sangat canggih yang meliputi kemampuan untuk merubah genetika asli dari sebuah spesies tertentu.  Dengan menggunakan proses yang misterius untuk menciptakan materi yang menyerupai tanah liat, ia mampu “memasukkan rupa dewa-dewa ke dalamnya”, menandakan bahwa Enki menggunakan gen-gen Anunnaki untuk menciptakan suatu spesies hibrida.  Hal itu juga menunjukkan bahwa sebagian manusia kuno mungkin juga memiliki penampilan reptilia.


Nenek Moyang Reptilia Kita

Meskipun kedengarangan konyol dan menjijikkan, secara umum telah diterima oleh ilmu pengetahuan modern bahwa nenek moyang umat manusia mungkin adalah reptilia.  Menurut penjelasan Darwin mengenai asal mula spesies manusia, mamalia berevolusi dari reptilia dan mendapatkan penguasaan atas Bumi hanya setelah suatu bencana besar yang masih diperdebatkan yang memusnahkan dinosaurus.  Menurut teori hanya pada saat itulah mamalia mampu berkembang biak dan pada akhirnya berevolusi menjadi makhluk yang cerdas.  Agak menakjubkan bahwa kisah bangsa Sumeria kuno berhubungan begitu erat dengan pandangan Darwin.  Dalam kedua kasus ini, manusia dikatakan mempunyai hubungan dengan bangsa reptilia yang superior, dalam kedua kasus, sebuah perubahan alam besar yang terjadi tiba-tiba memusnahkan spesies yang sebelumnya.  (Dalam Alkitab, adalah suatu bangsa hibrida raksasa yang dikenal sebagai Nephilim yang ingin dimusnahkan oleh Tuhan.)  Akhirnya, dalam kedua cerita tersebut, yang bertahan dari bencana tersebut mulai kembali dari awal, dan pada akhirnya berevolusi menjadi manusia.

Dalam bukunya, Naga-naga Taman Eden, ahli perbintangan yang ternama Dr. Carl Sagan berspekulasi mengenai asal mula reptilia manusia dan mengenai lompatan misterius dalam evolusi otak yang dapat ditemukan dalam catatan fosil.  Ia mengatakan bahwa apabila manusia telah berevolusi secara alami dari reptilia, seperti yang dikatakan para pengikut Darwin, akan memakan waktu 200 juta tahun bagi mamalia untuk berevolusi untuk pertama kalinya, dan kemudian lima sampai sepuluh juta tahun lagi bagi manusia untuk berevolusi.  Tetapi ia mengatakan, dengan kebingungan yang amat sangat, bahwa catatan fosil sama sekali tidak memberikan kesimpulan ini.  Sebenarnya, evolusi mamalia, dan manusia pada khususnya, terjadi dengan sangat cepat, “dalam sebuah evolusi besar pada otak yang terjadi dengan tiba-tiba”.  Bukti untuk hal ini sebenarnya jelas yaitu perkakas dari batu tidak muncul secara perlahan-lahan, tetapi “mereka muncul tiba-tiba dan sekaligus banyak sekali”.  Dengan rasa kecewa, Sagan menyimpulkan bahwa “tidak ada cara untuk menjelaskan hal ini kecuali Australopithecines memiliki institusi pendidikan”, untuk mengajarkan pembuatan perkakas.  Tentu saja, ada penjelasan lain, tetapi tidak ada satupun ilmuwan konvensional yang berani mempertimbangkannya.  Alternatif tersebut adalah dengan mengakui bahwa Tuhan atau makhluk-makhluk seperti dewa terlibat dalam hal mempercepat proses evolusi.

Bagian Otak Reptilia

Sagan juga dipusingkan oleh kemiripan antara otak reptilia dengan otak manusia.  Ia menunjukkan bahwa dalam bagian terpenting pada otak manusia terletak sisa-sisa masa lalu reptilia kita.  Bagian otak ini, dikenal sebagai R-kompleks (reptilia komleks), disebut-sebut sebagai bagian dari pikiran yang melakukan fungsi-fungsi dinosaurus – perilalu agresif, penguasaan daerah, ritual, dan penetapan hierarki sosial.  Lapisan tengah disebut sistem limbic dan diperkirakan yang menghasilkan rasa kasih sayang, benci, simpati, dan karakteristik-karakteristik sentimental yang dipercaya merupakan ciri khas mamalia.  Bagian terbesar dari otak manusia, lapisan neo-korteks atau lapisan luar, dipercaya adalah pusat logika dan pertimbangan serta merupakan “tempat di mana kita mengetahui perbedaan antara yang baik dan yang jahat.”

Sekali lagi, nampaknya ilmu pengetahuan setuju dengan mitos-mitos kuno mengenai penciptaan, karena adalah pengetahuan mengenai yang baik dan yang jahatlah (diberikan kepada mereka oleh seekor ular) yang menyebabkan perempuan dan laki-laki pertama jatuh dari kemuliaan dengan pencipta mereka.  Apila pencipta manusia adalah reptilia, maka mungkin saja bahwa dengan menjadi mamalia – dan mengembangkan neo-korteks – kemanusiaan menjadi lebih sedikit sifat reptilianya, dengan demikian jatuh dari kemuliaan.

Dokumen-dokumen kuno lainnya mengemukakan kesimpulan yang menkhawatirkan ini.  Di tahun 1945, di sebuah kota kecil di Mesir, sebuah guci tanah liat ditemukan berisi gulungan kertas kuno yang mirip dengan Gulungan Kertas Laut Mati.  Gulungan kertas ini dikenal sebagai Dokumen Nag Hammadi, dinamakan mengikuti nama kota di mana gulungan kertas tersebut ditemukan.  Tulisan tersebut menceritakan kisah penciptaan manusia sebagai berikut: Tubuh Adam dan Hawa ditutupi dengan kulit yang keras seperti tanduk yang seterang siang hari, seperti pakaian yang berpijar-pijar.  Dengan demikian, sepertinya, mereka tidak memerlukan pakaian.  Lebih jauh lagi, tulisan-tulisan ini menceritakan kisah pohon pengetahuan yang jauh berbeda daripada yang dikisahkan dalam Kitab Kejadian: “Ia mengambil beberapa buah dan memakannya, dan ia juga memberikannya kepada suaminya.  …  Kemudian pikiran mereka terbuka.  Karena pada waktu mereka memakannya, cahaya pengetahuan bersinar bagi mereka.  Pada waktu mereka melihat pencipta mereka, mereka membenci diri mereka sendiri karena mereka berbentuk binatang.  Mereka sangat mengerti.”

Dalam dokumen Yahudi kuno lainnya, yang dikenal sebagai Haggadah, dikatakan dengan jelas bahwa ular tersebut bukanlah sekadar seekor ular: “Di antara binatang-binatang, ular tersebut sangat penting.  Di antara mereka semua, ialah yang memiliki kualitas yang paling baik, dalam beberapa hal ia menyerupai manusia.  Seperti manusia, ia berdiri tegak dengan kedua kakinya, dan dalam hal tinggi badang, ia sama tinggi dengan unta.  ...  Berkat mentalnya yang superior menyebabkannya menjadi seorang yang tidak beragama.  Hal tersebut nampaknya menjelaskan rasa iri hatinya terhadap manusia, terutama kunjungan-kunjungan perkawinannya.  …  Sebagai hukumannya karena mencobai Hawa, Tuhan berkata, ‘Aku menciptakan kau sebagai raja binatang-binatang … tetapi kau tidak merasa puas.  … Aku dulu menciptakan kau dengan tubuh yang tegak … oleh karena itu, kau akan berjalan dengan perutnya.’”

Petunjuk-petunjuk yang menggoda yang berasal dari masa lalu yang gelap ini nampaknya paling tidak memberikan dukungan bagi pemikiran bahwa para penghuni UFO hari ini, baik reptilia atau bukan, benar-benar adalah apa yang mereka katakan – para pelindung Umat Manusia di jaman dahulu.  Apabila hal itu benar demikian, maka teori bahwa UFO dipiloti oleh alien yang berasal dari planet-planet lain harus dievaluasi ulang secara cermat.  Tetapi, apapun jawabannya, jelas bahwa para peneliti UFO telah disibukkan untuk menangani misteri yang panjang dan berbelit-belit ini.

Joe Lewels adalah seorang peneliti independen yang sementara ini sedang mengerjakan sebuah buku yang berhubungan dengan UFO dan implikasi relijiusnya.  Ia sedang mengumpulkan kisah-kisah mengenai pertemuan dengan bangsa reptilia dan mengundang para pembaca dengan pengalaman-pengalaman serupa untuk menulis surat kepadanya dengan alamat Majalah FATE.

[KOMENTAR : Artikel ini dikirimkan kepada saya oleh seorang teman di internet.  Saya tidak mengenal penulis secara pribadi, sayapun tidak mengetahui tahun penerbitan dan hak cipta dari artikel ini.  Rob Solàrion, 1 Februari 2001]

Pernyataan John Lear


Kata Pengantar


Pernyataan yang dibuat oleh: John Lear

29 Desember 1987

John Lear, seorang kapten dalam sebuah Perusahaan Penerbangan besar di Amerika Serikat telah menerbangkan lebih dari 160 jenis pesawat udara di lebih dari 50 negara yang berbeda.  Ia memegang 17 rekor kecepatan dunia dengan Jet Lear dan merupakan satu-satunya pilot yang merupakan pemegang setiap sertifikat perusahaan penerbangan yang dikeluarkan oleh FAA.  Mr. Lear telah menerbangkan misi-misi ke seluruh dunia bagi CIA dan agen-agen pemerintah lainnya.  Seorang mantan calon Senator Negara Bagian Nevada, ia adalah putra William P. Lear, perancang pesawat udara eksekutif Jet Lear, stereo dengan 8-jalur, dan pendiri perusahaan Lear Siegler Corporation.  Lear mulai tertarik dalam masalah UFO 13 bulan lalu setelah berbincang-bincang dengan Personil Angkatan Udara Amerika Serikat yang melihat sebuah UFO mendarat di Bentwaters AFB, dekat London, Inggris, dan tiga alien kecil berjalan menghampiri Komandan Wing.’

Sekarang Anda telah mengetahui biografi singkat mengenai John Lear, dan membaca sangkalan dari ParaNet (barangkali sebagian pelayanan Bitnet skeptik), saya akan mengatakan kepada Anda bahwa ada suatu Pernyataan kepada Pers yang berhubungan dengan pengetahuan Mr. Lear mengenai UFO dan hubungan pemerintah dengan “makhluk luar angkasa kecil yang berwarna abu-abu”.  Saya tidak memiliki waktu untuk mereproduksi seluruh “press release”, tetapi saya akan mereproduksi apa yang saya bisa di waktu saya bisa.  Ada yang tahu mengenai press release ini?  Atau peduli?

The Truth

Berikut ini adalah terusan dari surat menyurat sebelumnya.  Nampaknya merupakan Pernyataan John Lear kepada Pers:

Pemerintah Amerika Serikat terus mengandalkan bimbingan pribadi dan profesional Anda untuk menutup-nutupi informasi yang mengandung herin.  Kerjasama Anda selama 40 tahun terakhir ini melebihi perkiraan kami dan kami menyatakan salut kepada Anda.

“Matahari tidak beredar mengelilingi Bumi.”

“Pemerintah Amerika Serikat telah berhubungan dengan makhluk luar angkasa gray kecil selama kurang lebih 20 tahun.”   
Kebenaran yang pertama yang dinyatakan di sini mengakibatkan Giordano Bruno dibakar di tonggak di tahun 1600 karena berani mengatakan bahwa hal itu adalah benar.  Kebenaran kedua membuat jauh lebih banyak orang terbunuh karena mencoba untuk menyatakannya secara umum.

Tetapi kebenaran harus dinyatakan.  Kenyataan bahwa Bumi beredar mengelilingi matahari telah berhasil disembunyikan oleh gereja selama lebih dari 200 tahun.  Hal ini pada akhirnya menyebabkan suatu perubahan yang besar-besaran dalam gereja, pemerintahan, dan pemikiran.  Suatu pergeseran pada nilai-nilai sosial dan tradisional.  Ini terjadi pada tahun 1800an.

Sekarang, kurang lebih 400 tahun setelah kebenaran pertama diumumkan kita sekali lagi harus menghadapi kenyataan-kenyataan yang mengejutkan.  “Kebenaran yang mengerikan” yang telah pemerintah sembunyikan dari kita selama lebih dari 40 tahun.  Sayangnya, “kebenaran yang mengerikan” tersebut jauh lebih mengerikan daripada yang bisa dibayangkan pemerintah.

Dalam usahanya untuk melindungi demokrasi, pemerintah kita mengkhianati kita kepada para alien.  Dan inilah bagaimana terjadinya.  Tetapi sebelum saya mulai, saya ingin memberikan satu kata yang merupakan pembelaan diri dari mereka yang mengkhianati kita.  Mereka memiliki niat yang paling baik.

“Jerman mungkin telah menemukan sebuah piring terbang di tahun 1939.  Jenderal James H. Doolittle pergi ke Swedia di tahun 1946 untuk memeriksa sebuah piring terbang yang jatuh di sana di Spitzbergen.

“Kebenaran yang mengerikan” tersebut hanya diketahui oleh sangat sedikit orang.  Mereka benar-benar adalah makhluk-makhluk kecil yang buruk rupa, berbentuk seperti belalang sembah dan lebih maju daripada kita mungkin sejauh semilyar tahun.  Dari kelompok yang pertama mengetahui “kebenaran yang mengerikan” tersebut, beberapa orang bunuh diri, yang paling terkenal adalah Jenderal James V. Forrestal yang melompat dari jendela lantai 16 rumah sakit.  Catatan medis Jenderal Forrestal dirahasiakan sampai hari ini.

Presiden Truman dengan cepat menutupi rahasia tersebut dan merahasiakannya sedemikian rupa sehingga masyarakat umum masih berpikir bahwa piring terbang adalah suatu lelucon.

Baiklah, sekian untuk sekarang.  Tetapi cerita ini semakin menarik karena memberikan suatu penjelasan bagi semua “penculikan-penculikan alien” misterius yang selalu dilaporkan dalam tayangan-tayangan di televisi seperti “Unsolved Mysteries”.

Cover-Up

Lebih banyak dari “Press Release” John Lear, dilanjutkan dari mana saya berhenti:


“Di tahun 1947, Presiden Truman mendirikan sebuah kelompok yang terdiri dari 12 orang yang merupakan personil ilmuwan militer tingkat atas di jamannya.  Mereka dikenal sebagai MJ-12.  Meskipun kelompok ini masih ada sampai sekarang, tidak ada seorangpun dari anggota-anggota aslinya yang masih hidup.  Yang terakhir meninggal adalah Gordon Gray, mantan Sekretaris Angkatan Darat, di tahun 1984.  Setiap seorang anggota meninggal, kelompok itu menunjuk seorang anggota baru untuk mengisi posisinya.  Ada spekulasi yang mengatakan bahwa kelompok yang dikenal sebagai MJ-12 tersebut paling sedikit menambah beberapa anggota.

Ada beberapa piring terbang yang jatuh di akhir tahun 1940an, satu di Roswell, New Mexico, satu di Aztec, New Mexico, dan satu di dekat Laredo, Texas, sekitar 30 mil di dalam perbatasan Mexico.

Pertimbangkanlah, apabila Anda berkenan, posisi Pemerintah Amerika Serikat pada saat itu.  Mereka dengan bangga menganggap diri mereka sendiri adalah bangsa yang paling kuat di Bumi, setelah baru-baru ini memproduksi bom atom, suatu kemajuan yang begitu gemilang, dibutuhkan 4 tahun bagi Rusia untuk mengejarnya, dan hanya dengan bantuan pengkhianat-pengkhianat pada Demokrasi.  Mereka telah membuat sebuah pesawat udara jet yang terbang melebihi kecepatan suara.  Mereka telah membuat pengebom-pengebom jet dengan jangkauan antar benua yang dapat membawa senjata dengan daya rusak yang luar biasa.  Era sesudah perang, dan masa depan nampak cerah.  Sekarang bayangkan seperti apa keadaannya bagi para pemimpin yang sama, yang telah menyaksikan kepanikan karena siaran radio Orson Wells, “Dunia Peperangan” di tahun 1938.  Ribuan orang Amerika menjadi panik karena penyerangan Bumi oleh makhluk-makhluk dari planet lain yang disajikan begitu nyata.  Bayangkan ketakutan mereka seolah-olah mereka benar-benar menyaksikan mayat-mayat dari makhluk kecil bertampang mengerikan dengan mata besar, kulit reptil dan jari-jari seperti cakar.  Bayangkan keterkejutan mereka ketika mereka berusaha menentukan bagaimana “piring-piring” aneh ini bertenaga dan menemukan bahwa tidak satupun bagian yang sedikit agak mirip dengan komponen-komponen yang mereka kenal: tidak ada siliner atau seher, tidak ada tabung vacuum atau turbin atau penggerak hidrolik.  Hanya apabila Anda dapat mengerti sepenuhnya ketidakberdayaan yang begitu besar yang dihadapi pemerintah di akhir tahun 1940an barulah Anda dapat mengerti perlunya bagi mereka untuk menutup-nutupinya secara total, menyeluruh, dan tak terbatas, termasuk penggunaan ‘kekuatan yang mematikan’”

“Penutup-nutupan tersebut begitu berhasil sehingga di akhir tahun 1985 seorang ilmuwan senior di Laboratorium Jet Propulsion di Pasadena, CA, Dr. Al Hibbs, menonton sebuah rekaman piring terbang yang besar dan menyatakan, ‘Saya tidak akan menugaskan apapun mengenai fenomena (UFO) tersebut tanpa data yang jauh lebih banyak.’  Dr. Hibbs sedang memandangi seorang kaisar yang telanjang dan berkata, ‘Ia memang terlihat telanjang, tetapi itu tidak membuktikan bahwa ia telanjang.’.”

Tetaplah di sana sampai nanti kita melihat pemerintahan Amerika Serikat membuat suatu perjanjian dengan makhluk-makhluk kecil buruk rupa tersebut …

Perjanjian Dengan Para Alien

“Pada bulan Juli 1952, sebuah pemerintahan yang panik dengan tidak berdaya melihat sepasukan ‘piring terbang’ terbang di atas Washington, D.C., dan terbang dengan cepat di atas Gedung Putih, Gedung Capitol, dan Pentagon.  Dibutuhkan seluruh imajinasi dan intimidasi yang dapat dikumpulkan oleh pemerintah untuk menghilangkan peristiwa tersebut dari ingatan masyarakat.

“Ribuan penglihatan terjadi selama Perang Korea dan beberapa piring terbang berhasil ditemukan oleh Angkatan Udara.  Sebagian diantaranya disimpan di Basis Angkatan Udara Wright- Patterson, sebagian disimpan di basis-basis Angkatan Udara di dekat lokasi jatuhnya piring-piring terbang tersebut.

“Salah satu piring begitu besarnya dan masalah-masalah logistik dalam transportasi begitu banyak sehingga piring terbang tersebut dikuburkan di lokasi jatuhnya dan tetap di sana sampai hari ini.  Terkenalnya cerita-cerita mengenai pemindahan piring-piring terbang yang jatuh itu melintasi jarah yang jauh, hanya bergerak di malam hari, membeli seluruh tanah-tanah pertanian, membelah melalui hutan, memblokir jalan-jalan tol utama, kadang-kadang mengendarai truk gandeng 2 dan 3 dengan isi benda dari ruang angkasa yang berdiameter seratus kaki.

“Dalam periode 1969-1971, MJ 12 mewakili Pemerintah Amerika Serikat membuat suatu perjanjian dengan makhluk-makhluk ini, yang disebut EBE’s (Extraterrestrial Biological Entities, dinamakan oleh Detley Bronk, anggota asli MJ-12 dan presiden ke-6 dari Universitas Johns Hopkins University).  ‘Perjanjian’ tersebut mengatakan bahwa untuk pertukaran ‘teknologi’ yang akan mereka berikan kepada kita, kita setuju untuk ‘tidak memedulikan’ penculikan-penculikan yang terjadi dan menutup-nutupi informasi mengenai mutilasi ternak.  EBE’s meyakinkan MJ-12 bahwa penculikan-penculikan tersebut (biasanya berlangsung selama kurang-lebih 2 jam) hanyalah merupakan pengawasan yang sedang berlangsung terhadap perkembangan kebudayaan.”

Di sini semuanya menjadi kacau:

“Sebenarnya, tujuan-tujuan penculikan tersebut adalah:
(1) Memasukkan sebuah alat bulat sebesar 3 mm ke dalam otak melalui rongga hidung korban penculikan.  Alat tersebut digunakan untuk pemantauan biologis, penelusuran, dan pengendalian korban penculikan.
(2) Implementasi Posthypnotic Suggestion untuk melakukan serangkaian kegiatan tertentu selama jangka waktu tertentu, yang pengaktifannya akan terjadi dalam waktu 2 sampai 5 tahun selanjutnya.
Catatan Redaksi: sudah dua tahun.
(3) Terminasi sebagian orang sehingga mereka bisa berfungsi sebagai sumber materi dan substansi biologis yang hidup.
(4) Terminasi individual-individual yang merupakan suatu ancaman bagi keberlanjutan kegiatan mereka.
(5) Melaksanakan percobaan-percobaan rekayasa genetika.
(6) Menghamili manusia perempuan dan menghentikan secara dini kehamilan-kehamilan untuk mengamankan bayi hasil kawin silang.

“Pemerintah Amerika Serikat pada awalnya tidak menyadari jauhnya konsekuensi dari ‘perjanjian’ mereka.  Mereka dituntun untuk mempercayai bahwa penculikan-penculikan tersebut pada dasarnya tidak berniat jahat dan karena mereka yakin bahwa penculikan akan terus berlangsung baik mereka menyetujuinya atau tidak, mereka hanya mendesak bahwa sebuah daftar korban-korban penculikan harus diserahkan, secara periodik, kepada MJ-12 dan Dewan Keamanan Nasional.  Bukankah hal ini terdengar menakjubkan?  Sebuah daftar yang sebenarnya dikirimkan kepada Dewan Keamanan Nasional?  Teruslah baca, karena saya mempunyai berita bagi Anda.”

Berikutnya kita melihat bahwa EBE’s menderita kerusakan genetis ….

Kerusakan Genetis

“EBE’s (extraterrestrial biological entities) menderita kerusakan genetis sehingga sistem pencernaan mereka berhenti bertumbuh dan tidak berfungsi.  Sebagian orang berspekulasi bahwa mereka terlibat dalam semacam kecelakaan atau peperangan nuklir, atau mungkin berada di sisi belakang sebuah lengkung genetis evolusioner.  Untuk mempertahankan kelangsungannya mereka menggunakan enzim atau sekresi hormon yang didapatkan dari jaringan yang mereka ambil dari manusia dan binatang.  Catatan: Sapi dan Manusia mirip secara genetis.  Sekiranya terjadi bencana nasional, darah sapi dapat digunakan oleh manusia.  (Catatan Redaksi: Apakah ada orang yang tahu apabila hal ini adalah benar?)
Sekresi yang didapatkan kemudian dicampurkan dengan hidrogen peroksida dan dipakaikan ke kulit dengan mengoleskan atau mencelupkan bagian-bagian tubuh mereka dalam ramuan tersebut.  Tubuh mereka menyerap ramuan tersebut, kemudian mengeluarkan sisanya melalui kulit.  Mutilasi ternak yang terkenal selama periode tahun 1973 sampai dengan 1983 dan disebarluaskan melalui surat kabar dan cerita-cerita di majalah dan dimasukkan dalam sebuah film dokumenter yang diproduksi Linda Howe untuk Denver CBS yang bekerja sama dengan KMGH-TV, adalah untuk mengumpulkan jaringan oleh alien.  Mutilasi tersebut termasuk pengembilan alat kelamin, rektum dikeluarkan ke dalam usus besar, mata, lidah, dan tenggorokan semuanya dipotong secara operasi dengan ketepatan yang luar biasa.  Dalam beberapa kasus irisan dibuat dengan memotong di antara sel-sel, suatu proses yang belum mampu kita lakukan di bidang kedokteran.  Dalam banyak mutilasi sama sekali tidak ditemukan darah dalam bangkai binatang, tetapi tidak ada kerusakan pembuluh darah pada organ-organ internal.  Hal ini juga terlihat dalam mutilasi pada manusia, salah satu yang pertama adalah Sersan Jonathan P. Louette di Daerah Pengujian Misil White Sands pada tahun 1956, yang ditemukan tiga hari setelah seorang Mayor Angkatan Udara menyaksikan penculikannya oleh sebuah benda ‘berbentuk cakram’ pada 0300 ketika dilakukan pencarian puing-puing misil.  Alat kelaminnya diambil, rektum diangkat secara operasi dan secara tepat ‘disumbatkan’ ke dalam usus besar, mata diambil dan seluruh darahnya diambil, lagi-lagi, tanpa ada kerusakan pembuluh darah.  Dalam sebagian besar kasus, dari sejumlah bukti nampaknya operasi ini dilakukan pada waktu korban, binatang atau manusia, masih hidup.

“Berbagai bagian tubuh tersebut dibawa ke berbagai laboratorium rahasia, salah satu yang diketahui berada di dekat sebuah kota kecil di New Mexico, Dulce.  Fasilitas bersama (CIA-Alien) ini digambarkan berukuran sangat besar, dengan dinding-dinding besar yang dilapisi ubin yang ‘berlangsung selamanya’.  Para saksi melaporkan tong-tong besar yang diisi dengan cairan berwarna kuning dengan bagian-bagian tubuh manusia yang diaduk di dalamnya.  (Catatan Redaksi: Oooh, jijik!).  “Setelah perundingan pertama, Groom Lake, salah satu pusat percobaan yang paling rahasia di negara ini, ditutup selama kurang lebih satu tahun, di antara tahun 1972 dan 1974, dan sebuah fasilitas bawah tanah yang besar dibangun untuk dan dengan bantuan EBE’s.  Teknologi ‘yang diharapkan’ ditempatkan di sana tetapi hanya dapat dioperasikan oleh EBE’s sendiri.  Tidak perlu dikatakan lagi, teknologi canggih tersebut tidak dapat digunakan untuk melawan EBE’s, meskipun diperlukan.

“Selama periode 1979 dan 1983 semakin menjadi jelas bagi MJ-12 bahwa segalanya tidak seperti yang direncanakan.  Diketahui bahwa jauh lebih banyak orang (ribuan) yang diculik daripada yang dicantumkan dalam daftar penculikan resmi.  Sebagai tambahan, menjadi jelas bahwa sebagian, tidak semuanya, tetapi sebagian dari anak-anak hilang dalam negara tersebut telah digunakan untuk sekresi dan bagian-bagian lain yang diperlukan oleh para alien.

“Di tahun 1979 terjadi pertikaian di laboratorium Dulce.  Satu pasukan bersenjata khusus dipanggil untuk mencoba dan membebaskan sejumlah orang-orang kita yang terperangkap dalam fasilitas tersebut, yang menjadi tahu apa yang sebenarnya sedang terjadi.  Menurut salah satu sumber, 66 orang prajurit terbunuh dan orang-orang kita tidak dibebaskan.”
Baiklah, itulah akhir dari halaman 5.  Lain kali, kita lihat bagaimana cerita ini disampaikan kepada masyarakat umum.

Penipuan Besar

“Di tahun 1984, MJ-12 berada dalam ketakutan besar karena kesalahan yang telah mereka buat dengan mengadakan perjanjian dengan EBE’s.  Mereka telah secara tidak sadar mempromosikan ‘Close Encounters of the Third Kind’ dan ‘E.T.’ untuk membiasakan masyarakat umum kepada para alien ‘bertampang aneh’ yang baik, ramah, dan merupakan ‘saudara-saudara ruang angkasa’ kita.  MJ-12 ‘ menjual’ EBE’s kepada masyarakat umum, dan sekarang dihadapkan dengan kenyataan bahwa kebenaran adalah kebalikannya.  Sebagai tambahan sebuah rencana dirancang di tahun 1968 untuk membuat masyarakat umum menyadari keberadaan alien di Bumi selama lebih dari 20 tahun mencapai puncaknya dengan ditayangkannya beberapa film dokumenter selama periode tahun 1985-1987.  Film-film dokumenter ini akan menjelaskan sejarah dan niat dari EBE’s.  Penyingkapan ‘Penipuan Besar’ memasukkan seluruh rencana, harapan, dan impian MJ-12 ke dalam kebingungan dan kepanikan total.

“Pertemuan di ‘Country Club,’ sebuah kabin yang terpencil dengan lapangan golf pribadi, tempat bekerja dan pemondokan yang nyaman, dan landasan terbang pribadinya yang dibangun oleh dan khusus untuk anggota-anggota MJ-12, merupakan suatu pertengkaran faksional mengenai apa yang harus dilakukan sekarang.  Sebagian MJ-12 ingin mengakui seluruh rencana jahat dan pertumpahan darah yang telah ia timbulkan bagi masyarakat umum, memohon pengampunan mereka dan meminta dukungan mereka.  Bagian lainnya (dan mayoritas) MJ-12 beragumen bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk melakukan hal tersebut, bahwa situasi tidak dapat dipertahankan dan tidak ada gunanya mengejutkan masyarakat dengan ‘kebenaran yang mengerikan’ tersebut dan rencana yang paling baik adalah untuk meneruskan pengembangan sebuah senjata yang dapat digunakan untuk melawan EBE’s dalam penyaramaran ‘SDI,’ the Strategic Defense Initiative, yang bagaimanapun tidak berhubungan dengan pertahanan terhadap misil nuklir Rusia yang akan segera tiba.  Selagi kata-kata ini ditulis, Dr. Edward Teller, ‘ayah’ Bom-H secara pribadi berada di terowongan-terowongan pengujian di Lokasi Percobaan Nevada, memaksa para pekerja dan rekan kerjanya, ‘seperti seorang yang kerasukan’.  Dan memang seharusnya, karena Dr. Teller adalah seorang anggota MJ-12 bersama-sama dengan Dr. Kissenger, Laksamana Bobby Inman, dan mungkin Laksamana Poindexter, untuk menyebutkan beberapa dari anggota MJ-12 yang sekarang.

“Sebelum ‘Penipuan Besar’ diketahui dan menurut rencana yang sangat seksama dari sedikit informasi yang disebarkan kepada masyarakat, beberapa film dokumenter dan rekaman video telah dibuat.  William Moore, seorang peneliti UFO yang berpusat di Burbank, CA, yang menulis ‘The Rowell Incident,’ sebuah buku yang diterbitkan di tahun 1980 yang menceritakan secara terperinci jatuhnya, ditemukannya, dan penutup-nutupan yang dilakukan selanjutnya mengenai sebuah UFO dengan 4 tubuh alien, mempunyai sebuah video rekaman yang menampilkan dua orang pembawa berita yang sedang mewawancarai seorang pejabat militer yang berhubungan dengan MJ-12 dan penutup-nutupan tersebut, penemuan sejumlah piring terbang dan keberadaan seorang alien yang hidup (satu dari tiga alien hidup yang tertangkap dan terpilih, atau dinamakan, EBE-1, EBE-2, dan EBE-3, ditahan dalam sebuah fasilitas yang disebut sebagai YY-II at Los Alamos, NM.  Satu-satunya fasilitas jenis ini yang lain, yang diamankan secara elektromagnetik, berada di Edwards AFB di Mojabe, CA).  Petugas tersebut menyebutkan yang dikatakan sebelumnya ditambah beberapa yang lainnya: Harold Brown, Richard Helms, Gen. Vernon Walters, JPL’s Dr. Lew Allen dan Dr. Theodore von Karman, untuk menyebutkan beberapa anggota MJ-12 baik yang sekarang maupun yang dulu.

“Petugas tersebut juga menghubungkan kenyataan mengenai pengakuan EBE’s yang telah menciptakan Kristus.  EBE’s memiliki semacam peralatan perekam yang telah merekam semua sejarah Bumi dan dapat menampilkannya dalam bentuk hologram.  Hologram ini dapat difilmkan tetapi karena cara hologram tersebut bekerja tidak terlihat jelas dalam film atau rekaman video.  Menurut dugaan penyaliban Kristus di Bukit Zaitun telah difilmkan untuk ditunjukkan kepada masyarakat umum.  Pengakuan EBE’s telah menciptakan Kristus, yang, dalam pandangan ‘Penipuan Besar’ mungkin merupakan suatu usaha untuk mengacaukan nilai-nilai tradisional demi alasan-alasan yang tidak diketahui.

* * *

Teori Konspirasi William Cooper

Milton William Cooper 


Milton William Cooper muncul pada tanggal 18 Desember 1988, pada waktu kisahnya mengenai rahasia-rahasia fantastis yang ia ketahui semasa bertugas sebagai perwira Angkatan Laut AS muncul di internet.  Cooper mengatakan bahwa pada waktu ia bekerja sebagai perwira yang mengemudikan kapal dalam sebuah tim intelijen untuk Adm. Bernard Clarey, Kepala Komandan Pertemuan Pasifik, di awal tahun 1970an, ia melihat dua dokumen, yaitu Laporan Khusus Proyek Grudge 13 dan sebuah Rapat Umum. Dalam sejarah UFO konvensional, Grudge adalah proyek umum Angkatan Udara yang kedua, menggantikan yang mula-mula Sign, di awal tahun 1949 dan berakhir di akhir tahun 1951, yang kemudian dinamakan menjadi Proyek Buku Biru.  Karena para penyelidik Sign pada suatu waktu menyimpulkan bahwa UFO berasal dari luar angkasa – sebuah kesimpulan yang dirasa pemimpin Angkatan Udara tidak dapat diterima – Grudge, seperti yang dinyatakan namanya secara kebetulan atau sebaliknya, dikenal karena ketidakramahannya terhadap gagasan mengenai UFO dan keinginannya untuk menentukan penjelasan yang konvensional, terjamin atau sebaliknya, atas laporan-laporan penglihatan yang masuk.

Penjelasan Cooper mengenai apa yang ada dalam laporan-laporan ini sangat mirip dengan cerita-cerita yang sekarang diketahui mengenai jatuhnya UFO, mayat alien, kontak dengan alien, dan proyek-proyek  dengan sejumlah pengembangan.  Lebih jauh lagi, dia mengatakan bahwa para alien tersebut disebut “ALFs” (Alien Life Forms) dan huruf “M” dalam MJ-12 melambangkan Mayoritas bukan Majestic.  Cooper mengatakan bahwa ia telah melihat sejumlah foto alien, termasuk jenis yang ia sebut “greys berhidung besar” seperti yang diduga mendarat di Holloman di tahun 1964 atau 1971.  Pemerintah AS berhubungan dengan mereka dan proyek-proyek teknologi alien dilaksanakan di Area 51.

Pada tanggal 23 Mei 1989, Cooper membuat sebuah dokumen sepanjang 25 halaman berjudul “Pemerintahan Rahasia: Asal Mula, Identitas, dan Tujuan MJ-12”.  Ia menyajikannya dalam suatu kuliah di Las Vegas beberapa minggu berikutnya.  Dalam legenda evolusi versi Cooper, “pemerintahan rahasia”, sekelompok agen rahasia CIA yang menghalalkan segala cara dan operasi intelijen lainnya yang menyembunyikan banyak dari aktivitas mereka bahkan dari pengetahuan Presiden, menjalankan negara tersebut.  Salah satu dari tindakannya yang pertama adalah membunuh mantan Menteri Pertahanan (dan menuduh tanpa bukti mantan anggota MJ-12) James Forrestal serta kematiannya dibuat nampak seperti bunuh diri karena ia mengancam untuk menyingkap UFO.  Meskipun demikian, Presiden Truman, ketakutan akan serangan dari luar angkasa, membuat negara-negara lain, termasuk Uni Soviet, mengikuti perkembangan.  Tetapi untuk menjaga semua rahasia ini merupakan masalah besar, sehingga dibentuklah suatu masyarakat rahasia internasional yang dikenal sebagai Bilderberger, berkantor pusat di Jenewa, Swiss.  “Dengan segera masyarakat tersebut menjadi pemerintahan rahasia dunia dan sekarang mengendalikan segala sesuatu,” kata Cooper.

Sementara itu piring-piring terbang berjatuhan seperti lalat dari langit.  Sampai tahun 1953 di Amerika saja ada sepuluh kejadian.  Juga di tahun itu, para ahli astronomi mengamati ada pesawat ruang angkasa yang besar terbang menuju bumi dan kemudian memasuki lintasan orbit di sekitar garis khatulistiwa.  Proyek Plato dilaksanakan dengan tujuan untuk berkomunikasi dengan alien-alien baru ini.  Satu dari pesawat-pesawat tersebut mendarat dan sebuah pertemuan tatap muka berlangsung, dan ditetapkanlah rencana-rencana untuk hubungan diplomatik.  Sementara itu bangsa alien yang mirip manusia memperingati pemerintah AS bahwa para pengunjung itu tidak boleh dipercaya dan apabila pemerintah membuang senjata-senjata nuklirnya, para alien manusia tersebut akan membantu kita dalam perkembangan spiritual, yang bisa mencegah kita dari menghancurkan diri kita sendiri karena sebab peperangan dan polusi lingkungan.  Pemerintah menolak saran-saran ini.

Greys berhidung besar, yang telah mengitari garis khatulistiwa, pada tahun 1954 mendarat lagi, kali ini di Holloman AFB, dan mencapai suatu kesepakatan dengan pemerintah AS.  Makhluk-makhluk ini menyatakan bahwa mereka berasal dari sebuah planet yang hampir mati yang berputar mengitari Betelguese.  Untuk masa yang tak lama lagi, mereka akan meninggalkan tempat itu untuk selama-lamanya.  Pertemuan kedua dilaksanakan tidak lama sesudahnya di Edwards AFB di California.  Kali ini Presiden Eisenhower hadir di sana untuk menandatangani perjanjian formal dan untuk menemui duta besar alien yang pertama, “Yang Mulia Yang Maha Kuasa Krlll” ("His Omnipotent Highness Krlll), dibaca Krill.  Ia, sama seperti rekan seperjalanan angkasanya, mengenakan lencana bersisi tiga di seragamnya (Piramid); model yang sama muncul di semua pesawat ruang angkasa Betelguese.

Menurut laporan Cooper, syarat-syarat perjanjian tersebut adalah ini: Pihak manapun tidak boleh mencampuri urusan-urusan pihak lainnya.  Dari waktu ke waktu para alien itu akan menculik manusia dan akan mengembalikan mereka tanpa terluka, tanpa ingatan akan peristiwa tersebut.  Para alien akan menyediakan sebuah daftar nama siapa saja yang akan diambil.  Pemerintah AS akan menyembunyikan keberadaan para alien itu dan akan menerima teknologi canggih dari mereka.  Kedua belah pihak akan saling menukar 16 individual dengan tujuan untuk saling belajar dan mengajar satu sama lain.  Para alien tersebut akan tinggal di bumi dan manusia akan pergi ke planet lain, kemudian kembali setelah jangka waktu tertentu.  Kedua belah pihak akan sama-sama menempati pangkalan-pangkalan bawah tanah yang besar yang akan dibangun di lokasi-lokasi tersembunyi di Barat Daya.

Harus diperhatikan bahwa orang-orang yang terdaftar sebagai anggota MJ-12 sebagian besar berasal dari Dewan Hubungan Asing dan Komisi Trilateral.  Organisasi-organisasi ini memainkan peran yang nyata dalam teori-teori konspirasi sayap kanan.  Dalam sebuah buku mengenai masalah tersebut George Johnson menulis, “Setelah Pembantaian di Perang Dunia II, teori-teori anti orang Yahudi menjadi menjijikkan bagi semua orang tetapi keuntungan bagi sayap kanan Amerika.  Ketakutan umum mengenai kekuatan yang kaya raya sebaliknya terfokus pada organisasi-organisasi yang mendukung kapitalisme internasional, seperti Komisi Trilateral, Dewan Hubungan Asing, dan Bilderbergers, sebuah kelompok pemimpin-pemimpin dunia dan orang-orang bisnis yang mengadakan salah satu konferensi awal mereka mengenai hubungan internasional di Hotel Bilderberg di Belanda” [Johnson, 1983].  Menurut Cooper, lencana bersisi tiga itu diambil langsung dari bendara alien.  Ia menambahkan bahwa di bawah pemerintahan Presiden Nixon, Ford, dan Carter MJ-12 dikenal sebagai Komisi 50.  Di bawah pemerintah Reagen dinamakan menjadi Komisi PI-40.

Pada tahun 1955, selama tahun-tahun pemerintahan Eisenhower, Cooper mengemukakan bahwa para penjabat mengetahui dengan pasti apa yang telah mereka mulai curigai setahun sebelumnya, bahwa para alien telah melanggar perjanjian tersebut sebelum tinta di atasnya mongering.  Mereka membunuh dan memotong-motong baik manusia dan binatang, gagal memberikan daftar lengkap para korban penculikan, dan tidak mengembalikan beberapa orang yang telah mereka ambil.  Di atas semua itu, mereka berkomplot dengan Soviet, memanipulasi masyarakat dengan ilmu ghaib, ilmu tenung, agama, dan organisasi-organisasi rahasia.  Eisenhower menyiapkan sebuah memo eksekutif rahasia, NSC 5411, memerintahkan sebuah kelompok studi yang terdiri dari 35 anggota tingkat atas (“Masyarakat Jason”) bekerja sama dengan Dewan Hubungan Asing untuk “memeriksa semua fakta, bukti, kebohongan, dan penipuan serta menyingkapkan kebenaran mengenai masalah alien” (Cooper, 1989).  Karena pertemuan yang dihasilkan dilaksanakan di Pangkalan Marinir Quantico, maka disebut Pertemuan Quantico.  Mereka yang berpartisipasi termasuk Edward Teller, Zbigniew Brzezinski, Henry Kissinger, dan Nelson Rockefeller.

Kelompok tersebut memutuskan bahwa bahaya terhadap sosial, ekonomi, agama, dan institusi-institusi politik yang telah mapan begitu besar sehingga tidak seorangpun yang boleh mengetahui mengenai alien-alien tersebut, bahkan Kongres pun tidak.  Hal itu berarti harus dicari sumber pendanaan alternatif.  Kelompok tersebut juga menyimpulkan bahwa alien-alien itu menggunakan organ-organ dan jaringan tubuh manusia untuk menggantikan struktur genetika mereka yang rusak.
Lebih jauh lagi, menurut Cooper, diberikan saran kepada Uni Soviet dan negara-negara lainnya sehingga seluruh bumi dapat bergabung bersama untuk menangani masalah bahaya alien.  Penelitian mengenai sistem-sistem senjata baru yang rumit dimulai.  Sumber-sumber intelijen menembus Vatican berharap untuk mempelajari ramalan Fatima yang telah dirahasiakan sejak tahun 1917.  Dicurigai bahwa “penampakan” Fatima, Portugal, adalah sebuah episode dari manipulasi alien.  Seperti yang terbukti, ramalan tersebut menyatakan bahwa pada tahun 1992 seorang anak akan menyatukan dunia di bawah bendera sebuah agama sesat.  Di tahun 1995 orang-orang akan menyadari bahwa ialah Anti-Kris.  Di tahun yang sama Perang Dunia III akan dimulai pada waktu suatu persekutuan negara-negara Arab menyerang Israel.  Ini akan menyebabkan perang nuklir di tahun 1999.  Empat tahun berikutnya akan terlihat kematian dan penderitaan yang mengerikan di seluruh planet.  Kristus akan kembali di tahun 2011.

Ketika dihadapkan mengenai hal ini, Cooper menjelaskan bahwa para alien tersebut mengakui secara terus terang bahwa hal ini adalah benar.  Mereka mengetahuinya karena mereka telah melakukan perjalanan ke masa yang akan datang melalui mesin waktu dan melihatnya dengan mata kepala mereka sendiri.  Mereka mengakui bahwa mereka menciptakan kita melalui manipulasi genetika.  Setelah itu Amerika dan Soviet juga mengembangkan perjalanan waktu dan membenarkan penglihatan Fatima/ET mengenai masa depan.

Di tahun 1957, Kelompok Jason bertemu lagi, atas perintah Eisenhower, untuk memutuskan apa yang harus dilakukan.  Pertemuan itu menghasilkan tiga alternatif: (1) Menggunakan bom-bom nuklir untuk membuat lubang-lubang di stratosfer sehingga polusi dapat lolos keluar angkasa.  (2) Membangun jaringan terowongan yang besar di bawah bumi dan menolong cukup banyak manusia dari budaya, pekerjaan, dan bakat yang beranek ragam sehingga bangsa ini dapat muncul kembali setelah bencana nuklir dan lingkungan menyerang.  Orang-orang lainnya – misalnya, kemanusiaan lainnya – barangkali akan ditinggalkan di permukaan untuk mati.  (3) Menggunakan teknologi alien dan bumi untuk meninggalkan bumi dan mengkoloni bulan (nama kode “Adam”) dan Mars (“Hawa”).

Alternatif pertama dianggap tidak praktis, sehingga Amerika dan Soviet mulai mengerjakan dua alternatif lainnya.  Sementara mereka memutuskan bahwa populasi akan harus dikendalikan, yang dapat dengan paling mudah dilakukan dengan membunuh “yang tidak diinginkan” sebanyak mungkin.  Oleh karena itu AIDS dan penyakit-penyakit mematikan lainnya dikenalkan ke dalam populasi.  Gagasan lainnya untuk mengumpulkan dana yang diperlukan dengan cepat dilaksanakan: menjual obat-obatan terlarang dalam skala besar.  Seorang anggota muda Dewan Hubungan Asing yang ambisius, presiden perusahaan minyak Texas bernama George Bush, diserahi tanggung jawab atas proyek tersebut, dengan bantuan CIA.  “Rencana tersebut berjalan lebih baik daripada yang dikira siapapun,” kata Cooper.  “Sekarang CIA memegang kendali atas semua pasar obat-obatan terlarang di seluruh dunia.” (Cooper 1989).

Yang tidak diketahui hampir semua orang, ada sebuah pangkalan ruang angkasa rahasia Amerika, Soviet dan alien di sisi gelap bulan.  Pada awal tahun 1960-an koloni-koloni manusia berkembang di permukaan Mars.  Sementara orang-orang awam di bumi dibuat meyakini bahwa Soviet dan Amerika merupakan seteru padahal yang terjadi adalah sebaliknya.  Hal ini yang membuat teori Cooper semakin aneh dan rumit.

Dia mengaku bahwa pada tahun 1963, pada waktu Presiden Kennedy mengetahui sebagian dari apa yang sedang terjadi, ia memberikan sebuah ultimatum kepada MJ-12 untuk keluar dari bisnis narkotika.  Dia juga mengatakan bahwa pada tahun 1964 ia akan mengatakan mengenai kunjungan alien kepada masyarakat Amerika.  Kennedy dibunuh di depan pandangan ratusan penonton, tidak seorangpun di antara mereka yang nampaknya memperhatikan, bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh agen Rahasia yang berada semobil dengan Presiden dalam konvoi kendaraan.

Di tahun 1969, lapor Cooper, sebuah konfrontasi antara para ilmuwan manusia dan alien di laboratorium Dulce menyebabkan ilmuwan manusia disandera alien.  Para tentara yang mencoba membebaskan para ilmuwan tersebut terbunuh karena tidak mampu mengatasi senjata-senjata alien yang lebih hebat.  Peristiwa tersebut menyebabkan retaknya hubungan tersebut selama dua tahun.  Para alien kembali di tahun 1971 dan terus sampai hari ini, bahkan sebagai kerajaan ekonomi yang sangat besar yang tidak terkalahkan yang dikelola oleh CIA, NSA, dan Dewan Hubungan Asing melakukan bisnis narkotika, pencucian uang, dan mendukung sangat banyak kejahatan jalanan sehingga orang-orang Amerika akan sangat sensitif terhadap undang-undang pengendalian senjata api. 

CIA telah mencapai tahap menggunakan obat-obatan dan hipnotis untuk membuat individual-individual dengan kejiwaan yang tidak stabil melaksanakan pembunuhan masal anak-anak sekolah dan orang-orang tidak bersalah lainnya, sampai pada titik untuk menimbulkan histeria anti-senjata api.  Semua ini adalah bagian dari suatu rencana, dibantu dan dihasut oleh media masa (yang juga di bawah kendali pemerintahan rahasia), untuk menakut-nakuti orang-orang Amerika sehingga mereka akan dengan segera menerima deklarasi undang-undang peperangan sewaktu hal itu terjadi, orang-orang akan berkumpul dan berkonsentrasi di kamp-kamp yang telah ada.  Dari sana mereka akan terbang ke bulan dan Mars untuk bekerja sebagai tenaga budak dalam koloni-koloni ruang angkasa.

Para pelaku konspirasi tersebut telah mengendalikan dunia.  Seperti yang dikatakan Cooper, “Bahkan penyelidikan sepintas lalu oleh peneliti yang paling tidak berpengalaman akan menunjukkan bahwa anggota-anggota Dewan Hubungan Asing dan Komisi Trilateral mengendalikan dasar-dasar utama, semua kepentingan media dan penerbitan utama, bank-bank yang paling besar, semua perusahaan-perusahaan besar, para pejabat tingkat tinggi pemerintah, dan banyak kepentingan lainnya.”

Masyarakat Rahasia/ Susunan Dunia Baru oleh Milton William Cooper

Sejarah dipenuhi oleh bisikan-bisikan masyarakat rahasia.  Penjelasan dari tetua-tetua atau pendeta-pendeta yang menjaga pengetahuan yang terlarang dari orang-orang kuno.  Orang-orang terkenal, bertemu secara rahasia, yang menentukan peradaban dicatat dalam tulisan-tulisan semua orang.

Yang tertua adalah Persekutuan Ular, juga disebut Persekutuan Naga, dan masih ada dengan banyak nama yang lain.  Jelas bahwa agama selalu memainkan peran yang signifikan dalam arah organisasi-organisasi ini.  Komunikasi dengan sumber-sumber yang lebih tinggi, seringkali dewa, adalah pengakuan yang biasa dalam semuanya dengan sedikit pengecualian.
Rahasia-rahasia dalam kelompok-kelompok ini dianggap begitu dalam sehingga hanya seorang yang terpilih, yang berpendidikan baik mampu mengerti dan menggunakannya.  Orang-orang ini menggunakan pengetahuan istimewa mereka untuk kebaikan semua umat manusia.  Paling tidak itulah apa yang mereka nyatakan.  Bagaimana kita bisa tahu, karena pengetahuan dan tindakan-tindakan mereka terrahasia?  Untungnya, sebagian telah menjadi pengetahuan umum.

Saya merasakannya memikat bahwa dalam sebagian besar, apabila bukan semua, masyarakat suku primitif semua orang-orang dewasa adalah anggota.  Mereka biasanya terpisah ke dalam kelompok pria dan wanita.  Yang pria biasanya mendominasi budaya.  Secara mengejutkan, hal ini tepat serupa dengan banyak masyarakat rahasia beradab.  Hal ini hanya dapat berarti bahwa masyarakat tersebut bukan bekerja melawan otoritas resmi, tetapi mendukungnya.  Sebenarnya, dapat dikatakan bahwa masyarakat itu sebenarnya adalah otoritas resmi.  Ini akan cenderung menggeser kebenaran argumen yang mengatakan bahwa semua badan rahasia didedikasikan bagi “perusakan otoritas resmi yang layak”.  Ini hanya dapat berlaku, tentu saja, di mana masyarakat rahasia meliputi sebagian besar atau keseluruhan orang-orang yang dipengaruhinya.  Hanya sangat sedikit yang termasuk ke dalam kategori ini.

Masyarakat rahasia sebenarnya merupakan cermin dari banyak sisi kehidupan biasa.  Selalu ada suatu keanggotaan eksklusif, dengan akibat kepentingan yang menempel karena menjadi seorang anggota.  Ini ditemukan dalam semua usaha manusia, bahwa yang tidak rahasia, seperti tim-tim sepak bola atau perkumpulan-perkumpulan di luar kota.  Keeksklusifan keanggotaan sebenarnya merupakan salah satu senjata masyarakat rahasia yang paling kuat.  Ada penggunaan tanda-tanda, kata-kata sandi, dan alat-alat lainnya.  Hal-hal ini telah selalu melaksanakan tugas-tugas yang bernilai dalam organisasi-organisasi manusia di mana-mana.  Alasan yang dinyatakan, hampir selalu berbeda dari alasan yang sebenarnya, penting bagi keberadaan masyarakat tersebut.

Persahabatan adalah sangat penting.  Berbagi kesulitan atau rahasia telah selalu menjadi keseruan istimewa bagi manusia.  Tidak seorangpun yang mengalami kekerasan latihan militer akan melupakan perasaan yang khusus dari rasa memiliki dan persahatan yang ditanggung antara korban-korban latihan sersan atau pemimpin perusahaan.  Ini adalah emosi yang lahir dari pentahbisan.  Alat yang paling potensial dari masyarakat rahasia manapun adalah upacara ritual dan mitos mengenai pentahbisan.  Upacara-upacara khusus yang mengikat ini memiliki arti yang sangat dalam bagi partisipannya.

Pentahbisan menjalankan beberapa fungsi yang menggantikan hati dan jiwa dari masyarakat rahasia manapun yang sebenarnya.  Seperti latihan militer, pentahbisan ke dalam angkatan bersenjata, segi-segi yang penting dari pikiran manusia yang berlaku secara umum, tergabung untuk melatih dan mempertahankan usaha-usaha dari sekelompok orang untuk beroperasi dalam suatu arah tertentu.  Pentahbisan mengikat para anggota dalam ilmu mistik.

Orang-orang yang baru berpindah agama memperoleh pengetahuan akan sebuah rahasia, memberi mereka status khusus.  Arti kuno dari orang-orang yang berpindah agama adalah “ditanam kembali atau dilahirkan kembali”.  Suatu pentahbisan yang lebih tinggi sebenarnya merupakan sebuah perkembangan yang menunjukkan kesetiaan dan keinginan untuk bergerak naik ke anak tangga berikutnya.  Tujuan-tujuan dari masyarakat tersebut diperkuat, menyebabkan yang berinisiatif bertindak menuju tujuan-tujuan tersebut dalam kehidupan sehari-hari.  Hal itu menimbulkan suatu perubahan dalam tindakan politik dan sosial anggotan tersebut.  Perubahan tersebut selalu untuk kepentingan terbaik dari tujuan-tujuan para pemimpin masyarakat rahasia tersebut.  Para pemimpin disebut para ahli.  Hal ini dapat diilustrasikan paling baik dengan prajurit yang dilatih untuk mengikuti perintah tanpa berpikir.  Hasilnya seringkali terlukanya atau terbunuhnya prajurit tersebut untuk realisasi tujuan komandan yang mungkin atau tidak baik bagi keseluruhan komunitas.

Pentahbisan adalah suatu cara untuk memberi penghargaan kepada orang-orang ambisius yang dapat dipercaya.  Anda akan memperhatikan bahwa semakin tinggi tingkat pentahbisan semakin sedikit anggota yang memiliki tingkatan tingkatan tersebut.  Hal ini bukan dikarenakan anggota-anggota lainnya tidak ambisius tetapi karena dilakukannya suatu proses seleksi yang sangat hati-hati.  Suatu titik tercapai di mana tidak ada usaha yang cukup baik tanpa bantuan dari anggota-anggota yang lebih tinggi.  Sebagian besar anggota tidak pernah berlanjut ke atas titik ini dan tidak pernah mempelajari tujuan rahasia, yang sebenarnya dari kelompok tersebut.  Anggota yang dibekukan mulai dari titik tersebut hanya bertugas sebagai suatu bagian dari pusat kekuatan politik seperti yang telah selalu ia lakukan.  Sekarang Anda mungkin telah menebak bahwa pentahbisan adalah suatu cara untuk menentukan siapa yang dapat dan siapa yang tidak dapat dipercaya.